Warga Bentrok, Puluhan Rumah Dibakar di Lampung
Nasional - Hukum
Ditulis oleh Era Baru News Rabu, 25 Januari 2012

Bentrok, Bentrokan LampungLampung – Puluhan rumah warga di Dusun Napal, Desa Sidowaluyo, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan dibakar massa. Bentrokan terjadi akibat bentrokan warga Dusun Kotadalam dengan warga Dusun Napal, Desa Sidomulyo, Selasa (24/1).

Hingga saat ini kondisi di wilayah tersebut sudah mulai kondusif.  Polda Lampung mengerahkan 600 petugas dari Polda Lampung dan Polres Lampung Selatan, untuk meredam kerusuhan lebih lanjut. Selain petugas kepolisian, 200 aparat TNI ditempatkan di wilayah tersebut.

Kapolda Lampung, Brigjend Jodie Rosetoe mengatakan petugas keamanan akan terus ditempatkan di daerah tersebut hingga kondisi wilayah tersebut aman terkendali.
 
“Kita tetap akan menempatkan petugas hingga kondisi di Kecamatan Sidomulyo benar-benar kondusif,” kata Kapolda Lampung, Brigjend Jodie Rosetoe.

Kapolda meminta warga untuk tidak melakukan aksi kekerasan. Selain itu,  pihaknya berjanji akan menyelesaikan permasalahan hukum yang melibatkan kedua warga dari kedua kampung  yang terlibat saling bertikai.

Aksi serang yang dilakukan warga desa Kotadalam merupakan aksi balasan setelah warganya diyakini dikeroyok oleh warga Dusun Napal. Aksi saling serang tersebut terjadi akibat perselisihan dua warga dari dua desa itu. Kemudian diantaranya memberitahukan ke warga desanya lainnya hingga terjadinya pengerahan ratusan massa.

Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Ajun Komisaris Besar Suliyaningsih mengatakan bentrokan dipicu oleh perselisihan dengan biayai parker hingga terjadi saling pukul antar dua warga desa yang berbeda.

"Mungkin diminta biaya parkir hingga saling pukul," ujar Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Ajun Komisaris Besar Suliyaningsih.

Menurut Suliyaningsih, aksi saling pukul tersebut tidak berlangsung lama hingga akhirnya berhasil dihentikan warga. Namun demikian Minggu malam (22/1) seorang antar warga setelah memberitahu kejadian itu kepada warganya lantas membawa 400 massa. Namun berhasil diamankan petugas.

“Lalu Seninnya, ada pengendara sepeda motor lewat, diserang. Nah, Selasanya yang tadi itu, pertama bawa masa 150, lalu semakin banyak," tambah Suliyaningsih.

Kemudian ratusan massa tersebut melakukan aksi pembakaran hingga menyebabkan 48 rumah terbakar, 27 rumah rusak berat, 8 motor terbakar, 4 traktor terbakar dan 6 rumah rusak ringan.

“Mereka membakar-bakar, akibatnya 48 rumah terbakar, 27 rumah rusak berat, 8 motor terbakar, 4 traktor terbakar, dan 6 rumah rusak ringan," ungkap Suliyaningsih. (tribun/asr)