| IPW : Warga Jengkel Perilaku Polisi |
| Nasional - Hukum |
| Ditulis oleh Era Baru News | Kamis, 02 Februari 2012 |
|
"Warga yang jengkel melihat perilaku polisi, sehingga mereka bersikap nekat," kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S, Pane, dalam siaran persnya, Rabu (1/2). Menurut Neta, terbukti sejak awal 2012 makin banyak polisi dikeroyok warga. Aksi perlawanan yang dilakukan oleh masyarakat terhadap polisi akibat sikap polisi. Tindakan kepolisian secara langsung mencoreng kewibawaan polisi dan makin sering menjadi korban perlawanan warga. Catatan IPW menyebutkan setiap tiga hari satu anggota polri dianiaya masyarakat. Kejadian ini merupakan fenomena yang mencerminkan semakin memburuknya hubungan polisi dengan masyarakat. “Kejadian ini jelas memprihatinkan," kata Pane. Perlawanan anggota masyarakat terhadap anggota kepolisian dalam bentuk pengeroyokan massa hingga menyebabkan anggota polisi mengalami luka-luka akibat dipukuli, dianiaya, dan ditembak anggota masyarakat. Bahkan, tiga anggota polisi tewas akibat perlawanan anggota masyarakat. Kejadian perlawanan anggota masyarakat menyebar beberapa daerah di Indoensia. Kejadian pertama 6 Januari 2012 lalu anggota Polres Bontang, Kalimantan Timur, Briptu Amanuel Purba, dikeroyok penonton sepak bola di luar Stadion Bontang, Kalimantan Timur. 22 Januari 2012, anggota Polsek Caringin, Bogor, Jawa Barat, Briptu Dodi, dipukuli sejumlah warga saat perkelahian sekelompok anggota ormas dengan sopir angkot. Kemudian terjadi penembakan terhadap Briptu Sukarno 28 Januari 2012, anggota Brimob Polda Papua. Brigadir Alence Yohanes, anggota Polsek Saparua, Maluku, dibacok sekelompok pemuda 26 Januari 2012. Peristiwa-peristiwa itu menunjukkan polisi harus segera mengevaluasi diri untuk membangun citra dan wibawa kepolisian dihadapan masyarakat. Tindakan nyata yang dilakukan diantaranya meningkat profesioanalisme polisi. “Jika tidak, benturan polisi dengan warga akan terus terjadi dan aksi pengeroyokan terhadap polisi akan terus terjadi dan wibawa Polri makin ambruk," jelas Pane. (mas/asr) |

Jakarta – Hubungan masyarakat dengan polisi terus berlangsung dengan buruk. Warga dinilai jengkel dengan ketidakprofesionalisme polisi selama bertugas, sehingga warga nekat melawan polisi saat bertugas.
Mozilla Firefox