Mabes Polri Rilis Bentrokan TNI Vs Brimob di Gorontalo
Nasional - Hukum
Ditulis oleh Era Baru News   
Senin, 23 April 2012 21:07

alt

Jakarta - Pasukan Brimob dan TNI dari Satuan Komando Strategis Angkatan Darat di Kabupaten Limboto, Gorontalo, terlibat bentrok danĀ  baku tembak , Minggu dini hari (22/4). Akibatnya, empat orang mengalami luka tembak dan dua orang luka akibat lemparan batu.

Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Komisaris Besar Boy Rafli Amar kepada wartawan menjelaskan secara rinci bentrokan TNI Vs Brimob di Gorontalo saat jumpa pers di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (23/4).

Berikut kronologis yang dibeberkan Humas Mabes Polri :

Bertepatan Sabtu, 21 April 2012, pukul 23.30 WITA, di depan kantor Dinas Pekerjaan Umum Kab. Gorontalo, Kel. Kayu Bulan Kec. Limboto Kota Gorontalo, telah terjadi penyerangan sekelompok orang yang diduga dilakukan oleh anggota TNI Kostrad terhadap anggota Brimob yang sedang patroli rutin.

Mobil patroli yang dipimpin oleh Briptu Usman Jabir, saat didepan Kantor PU Kab. Gorontalo tiba-tiba diserang oleh sekelompok orang tak dikenal dengan menggunakan batu, pecahan botol miras dan senjata tajam berupa samurai yang mengakibatkan Briptu Asrul Sani dan Briptu Sarihudin mengalami luka pada bagian kepala.

Kemudian Saat korban dibawa ke rumah sakit untuk memperoleh perawatan tiba-tiba diserang oleh sekelompok orang dengan ciri-ciri rambut cepak dan berbadan tegap, sehingga korban menyelamatkan diri ke Markas Brimob.

Minggu, 22 April 2012, pukul 01.00 WITA, anggota Brimob melakukan razia dan mengamankan 2 unit sepeda motor dan satu buah tas ransel warna loreng, dan pemiliknya melarikan diri.

Pada hari yang sama pukul 02.30 WITA anggota Brimob mengadakan sweeping di Komplek Pertigaan jalan masuk Markas Brimob Polda Gorontalo dan mengamankan 2 anggota Kostrad yang diduga terlibat dalam penyerangan, yakni Prada Atikurrahman dan Sertu Sandro bersama 3 unit sepeda motor, selanjutnya diserahkan ke Suddin POM Gorontalo.

Saat melakukan sweeping, beberapa anggota Kostrad tidak mau diberhentikan sehingga anggota Brimob melepaskan tembakan peringatan dengan peluru karet. Korban luka tembak, yaitu Prada Apriadi (luka tembak di bagian punggung sebelah kiri dan paha kiri tembus), Prada Firman B (luka tembak pada tangan kiri tembus ke dada), Prada Yanris (luka tembak pada mata kaki sebelah kiri), dan Prada Tiflif (luka tembak pada paha kanan).

Minggu, 22 April 2012, pada pukul 10.15 WITA, di Desa. Isimu Kec. Tibawa Kab. Gorontalo, terjadi pengeroyokan terhadap anggota Polsek Pulubala, Briptu Jainudin Djahuno. Akibatnya, korban mengalami luka pada bagian kepala, sedangkan sepeda motor dinas milik Kapolsek Pulubala mengalami kerusakan. Di lokasi yang sama, juga terjadi pengerusakan mobil Panther patroli lantas.

Senin, 23 April 2012, sekitar pukul 04.00 WITA, terjadi upaya pembakaran Mapolsek Sumalata Gorontalo Utara. Dilakukan oleh sekelompok orang tak dikenal. Massa membakar 4 kursi di ruang penjagaan, Mapolsek tidak terbakar. Hingga saat ini pelaku masih belum diketahui. (Humas/asr)

 
Stay Slim and Healthy