Pantai Timbis terletak di Desa Kutuh, Kuta Selatan Badung, Bali, adalah tempat yang sudah terkenal sebagai tempat paralayang.
Tempat yang berada diselatan pulau Bali ini memiliki pantai yang bertebing dan curam, dengan pemandangan sangat indah, apalagi dilihat dari atas ketinggian puluhan kaki saat terbang dengan paralayang.
Hembusan angin selatan pada bulan Juli sampai Oktober membuat pantai ini sangat diminati oleh penggemar paralayang dari dalam maupun luar negeri. Demikian juga wisatawan yang hendak uji nyali terbang bersama dengan pemandu paralayang lokal.
Ketut Manda adalah seorang pemandu dan pelatih paralayang yang sudah enam belas tahun menggeluti pekerjaan ini.
Menjadi pelatih paralayang merupakan suatu kebanggaan bagi Ketut.
[Ketut Manda, Pelatih Paralayang]: “Kesan pertama kita bangga melatih orang sehingga sampai bisa terbang, dan bahkan ada bekas murid saya menjadi juara. Hal ini merupakan suatu kebanggan tersendiri bagi saya.”
Selain sebagai pelatih, Ketut juga menjadikan paralayang sebagai pekerjaan sehari-hari.
Wisatawan asing yang ingin menikmati pantai timbis dari udara, harus menggerogoh kocek berkisar 70 dolar selama kurang lebih 25 menit mengudara.
Disamping Timbis sebagai tempat yang pernah menjadi ajang Asean Beach Game beberapa tahun yang lalu, tempat ini juga sangat bagus bagi penerbang paralayang pemula. Seorang wisatawan asal Filipina Jeena Llamas Lopez mengungkapkan rasa senangnya pada tempat ini.
[Jeena Llamas Lopez, Penerbang Pemula]: “Ini adalah tempat yang bagus untuk paralayang, anginnya sangat konsisten, arealnya luas yang sangat cocok untuk pemula maupun penerbang tingkat menengah, sungguh mengesankan.”
Pantai Timbis yang sebagai obyek wisata paralayang, diharapkan mendapat perhatian pemerintah, karena paralayang adalah suatu produk wisata yang perlu dikembangkan di wilayah Badung Selatan Bali.