Era Baru News >> NTD Video >> NTD Video >> Belanja Bersama Anak Yatim Pecahkan Rekor
Belanja Bersama Anak Yatim Pecahkan Rekor
Ditulis oleh NTD NEWS Selasa, 23 Agustus 2011



altLembaga kemanusiaan PKPU atau Program Kepedulian Pemberdayaan Umat, di pusat perbelanjaan Carrefour Cempaka Putih Jakarta, baru-baru ini menerima piagam penghargaan MURI, atas kontribusi mereka dalam memecahkan rekor belanja bersama anak yatim dalam jumlah terbanyak, yaitu 3.333 orang.
 
Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama lembaga PKPU bersama sejumlah perusahaan pemerintah dan swasta, yang diselenggarakan serentak di 24 kota di 16 propinsi di seluruh Indonesia.
 
Mekanisme kegiatan adalah dengan memberikan voucher senilai 200.000 rupiah pada setiap anak, kemudian mereka bebas memilih apapun yang mereka inginkan di pusat perbelanjaan Carrefour.
 
[Jaya Suprana, Ketua Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI)]:
“Saya kira nilainya sangat-sangat bagus ya… karena ini nilainya sesuai bulan Ramadhan, yaitu mengajak anak-anak yatim piatu… yang miskin tentu, kalo anak yatim piatu yang kaya ya engga… itu untuk belanja bareng, ini merupakan program yang bagus sekali, jadi makanya itu saya dateng ke sini untuk manganugerahkan piagam penghargaan. Ini rekor dunia… belum pernah ada di dunia.”
 
Dalam kegiatan di Jakarta, hadir pula Menteri Sosial Republik Indonesia, Salim Segaf Al Jufri, yang turut meninjau dan memberi masukan pada anak-anak yatim, untuk memanfaatkan nilai voucher mereka dengan maksimal.
 
[Salim Segaf Al Jufri, Menteri Sosial Republik Indonesia]:
“Ini kan kalo diberikan hal yang berupa barang, dan lain itu mereka tidak diberikan peluang untuk memilih, tapi dengan diberikan voucher dengan nilai sekian, mereka sudah diajarkan bagaimana memilih yang terbaik untuk mereka dan apa yang mereka butuhkan ke depan. Saya pikir ini salah satu solusi yang terbaik daripada diberikan langsung bahan pakaian atau makanan yang belum tentu itu mereka kehendaki. Jadi sejak kecil mereka sudah di-didik bagaimana cara me-manage uang sekian untuk apa yang mereka inginkan, dan tepat seperti yang mereka inginkan, itu yang saya pikir sangat bagus untuk anak-anak tadi.”
 
Kondisi ekonomi yang terbatas dalam kehidupan sehari-hari, membuat mayoritas para anak yatim ini terlihat ceria, karena mereka mendapatkan kesempatan berbelanja.
 
Di pertengahan kuartal kedual tahun 2011, Badan Pusat Statistik Indonesia mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia mencapai 30,02 juta atau 12,49% dari total penduduk Indonesia.
 
NTD News melaporkan dari Jakarta, Indonesia.