Era Baru News >> NTD Video >> NTD Video >> Pekerja Tiongkok Alami Penurunan Produksi Pabrik
Pekerja Tiongkok Alami Penurunan Produksi Pabrik
Ditulis oleh NTD NEWS Minggu, 18 Desember 2011



altSektor produksi pabrik Tiongkok mulai menurun dan mempengaruhi ribuan pabrik yang sedang berjuang untuk bertahan hidup.
 
Pertumbuhan ekspor Tiongkok hanya mencapai 11 persen di bulan November, jauh dibawah puncaknya sebesar 38 persen.
 
Ekspor ke Uni Eropa, pelanggan terbesar Tiongkok, turun 18 persen pada bulan Oktober.
 
ManpowerGroup melaporkan bahwa tingkat pekerjaan di tahun depan diperkirakan akan menurun secara drastis.
 
[Francois de Yrigoyen, Deputi GM, ManpowerGroup Tiongkok]:
“Prospek peningkatan kerja yang sebesar 17 persen berarti masih ada pertumbuhan dan perusahaan masih berniat untuk meningkatkan tenaga kerja mereka, namun ini jauh lebih rendah dari sebelumnya. Angka ini pun telah turun di lima kuartal terakhir.”
 
Produsen pun mulai bergerak ke daerah pedalaman Tiongkok untuk mencari tenaga kerja yang lebih murah.
 
Pemimpin komunis Tiongkok khawatir tingkat pengangguran yang tinggi dapat menyebabkan ketidakstabilan masyarakat.
 
Gelombang perselisihan di industri pun melanda pabrik di seluruh negeri.
 
Ratusan pekerja di pabrik milik Hi-P Internasional Singapura baru-baru ini mogok selama seminggu ditengah kekhawatiran akan PHK dan akan pemindahan lokasi pabrik.
 
Danny Lau, ketua Asosiasi Usaha Kecil dan Menengah Hong Kong yang anggotanya termasuk pemilik pabrik Tiongkok, berkata pabrik-pabrik sudah melaporkan penurunan omset sebesar 15%.
 
[Danny Lau, Ketua Asosiasi Usaha Kecil dan Menengah]:
“Mudah-mudahan kita bisa naik sedikit. Meski masalah hutang telah diselesaikan, proses pemulihan akan memakan waktu lebih dari satu tahun.”
 
Namun penurunan ini belum mencapai skala akhir tahun 2008 dan 2009, ketika krisis ekonomi global sempat menghentikan ekspor Tiongkok.
 
 
English Version Click Here