Tahun Baru Bawa Kebebasan Bagi Korban Penganiayaan
Ditulis oleh NTD NEWS
Minggu, 08 Januari 2012
Pada hari pertama Tahun Baru, Lin Mingli, yang dipenjara dan disiksa di Tiongkok, memulai kehidupan baru di Ottawa, Kanada.
[Lin Mingli, Praktisi Falun Gong]:
"Hari ini saya sangat emosional, akhirnya saya bebas dari semua penganiayaan Partai Komunis Tiongkok yang jahat."
Lin Mingli dan kakaknya Lin Shenli berlatih Falun Gong. Mereka tidak pernah bertemu lagi sejak tahun 1999, saat Partai Komunis Tiongkok memulai penindasan brutal terhadap latihan ini.
[Lin Shenli, Kakak Lin Mingli]:
"Saya belum melihatnya sejak penganiayaan [Falun Gong] dimulai pada tahun 1999. Ia pergi dari rumah saat saya ditangkap. Lalu dia ditangkap dan kami terpisah di kamp kerja paksa."
Lin Shenli bebas dari penganiayaan pada tahun 2002, berkat upaya istri dan lainnya. Setelah di Kanada, ia berusaha menyelamatkan saudaranya.
Lin Mingli telah dipenjara selama delapan tahun.
[Lin Mingli, Praktisi Falun Gong]:
"Mereka tidak membiarkan kamu tidur, memukul dan memaksa menulis 'surat pertobatan,' jika menolak, mereka akan tambah memukul. Hal ini berlanjut beberapa bulan sampai akhirnya kamu menyerah. Partai Komunis menggunakan metode penganiayaan paling kejam terhadap praktisi Falun Gong. Saya telah melihatnya dengan mata saya sendiri."
Walau sudah bebas Lin Mingli mengkhawatirkan ratusan ribu praktisi Falun Gong yang masih dianiaya di Tiongkok.
Kelompok HAM berkata Partai Komunis Tiongkok bertanggung jawab atas kematian setidaknya 3.400 praktisi, walau angka sebenarnya mungkin jauh lebih tinggi.