Era Baru News >> NTD Video >> NTD Video >> Rezim Tiongkok Menutup Tibet untuk Wisatawan Asing
Rezim Tiongkok Menutup Tibet untuk Wisatawan Asing
Ditulis oleh NTD NEWS Jumat, 27 Januari 2012



altBaru-baru ini, berbagai agen perjalanan di ibukota Tibet Lhasa berkata, Biro Pariwisata Tiongkok-Lhasa memberitahu bahwa orang asing tidak diizinkan mengunjungi Tibet dari 20 Februari hingga 30 Maret.

Ini adalah kelima kalinya rezim Tiongkok menutup Tibet untuk wisatawan asing.

Associated Press mengutip karyawan Lhasa Youth Tourist Agency, Yu Zhi, yang berkata, "belum ada pemberitahuan tertulis, tapi ini sama dengan sebelumnya, kami tidak diberitahu alasannya."

Penutupan terjadi saat Tahun Baru Tibet dan peringatan aksi protes melawan kekuasaan rezim komunis Tiongkok di Tibet tanggal 14 Maret.

[Kate Saunders, Dir Komunikasi, Kampanye Internasional Tibet]:
"Sejak Maret 2008, telah ada tindakan keras yang sangat intens di daerah Tibet. Periode Februari-Maret yang akan datang sangat sensitif bagi pemerintah Tiongkok."

Direktur Free-Tibet yang berbasis di Inggris berkata, ini mencerminkan situasi Tibet “jauh dari harmonis”.

[Stephanie Brigden, Direktur Pembebasan Tibet di Inggris]:
"Saya pikir situasi di Tibet sangat penting, mengingat pengorbanan yang dimulai pada tahun 2011 dan terus berlangsung sampai pekan ini. Ini menandakan bahwa situasi di Tibet masih krisis. Kami sebenarnya ingin ruang ini dibuka tidak hanya untuk turis dan pengunjung Tionghoa, tetapi juga untuk pengamat HAM, agar ada analisis independen tentang apa yang terjadi di Tibet. Komunitas internasional harus mulai menanggapi orang-orang Tibet dan menunjukkan pada rezim Tiongkok, bahwa mereka cukup prihatin terhadap situasi HAM di dalam Tibet, dan bahwa mereka ingin melihat perubahan.”

Penutupan tahunan ini dipandang sebagai strategi rezim Tiongkok untuk mencegah protes.

 

English Version Click Here