Vegemite telah menjadi bagian dari sejarah Australia sejak tahun 1923. Beberapa menyukai mengolesnya di roti panggang, yang lain suka sandwich Vegemite, atau memakannya dengan biskuit. Tetapi seorang seniman di Sunshine Coast, Queensland, justru menjadikan Vegemite sebagai bahan melukis.
[Julie Gould, Pemilik Beerwah Art Gallery]:
"Anda dapat memanipulasinya. Setiap seniman tahu jika memakai cat air untuk menggambar, anda tidak bisa menghapusnya, sudah terlambat.”
Julie pertama kali menggunakan Vegemite pada tahun 1985. Saat itu dosennya meminta para murid melukis dengan bahan yang tidak biasa.
[Julie Gould, Pemilik Beerwah Art Gallery]:
"Orang-orang bertanya apakah tidak akan luntur atau berjamur, dimakan kutu atau lainnya. Tapi ia mengandung banyak garam, jadi akan awet sendiri. Ia tidak pudar atau berjamur, sempurna sebagai media, dan anda bisa menjilat kuasnya.”
Julie suka melukis berbagai subyek berbeda, tetapi telah melukis wanita sejak tahun 1920.
[Julie Gould, Pemilik Beerwah Art Gallery]:
"Saya menyukai gaun-gaunnya. Mereka memiliki kebebasan dan diperbolehkan memilih secara tiba-tiba. Ada raut pemberdayaan di muka mereka di semua foto.”
Kadang, ia memakai bahan lain juga untuk membuat gambar tiga dimensi.
[Julie Gould, Pemilik Beerwah Art Gallery]:
"Saya memakai perhiasan rusak dan biji kopi. Saya memakai lem tembak panas untuk menyatukannya dan dapat disentuh di kanvas, rasakanlah.”
Berkat Julie, Vegemite bisa sering terlihat sebagai pajangan di rumah-rumah Australia.