Era Baru News >> NTD Video >> NTD Video >> Menuntut Apple untuk Jamin Hak Pekerja di Tiongkok
Menuntut Apple untuk Jamin Hak Pekerja di Tiongkok
Ditulis oleh NTD NEWS Minggu, 19 Februari 2012



altToko Apple baru di Grand Central Station, New York adalah salah satu dari enam toko yang dikunjungi para demonstran. Mereka menuntut iPhone 5 harus dibuat secara etis.

 Protes ini muncul setelah munculnya laporan kondisi kerja yang sangat buruk, dan tewasnya dua pekerja di Foxconn, Tiongkok, saat ledakan terjadi di bagian produksi pabrik iPad.

 Awal bulan Januari, media juga menyoroti insiden pabrik Foxconn di Wuhan, dimana kondisi kerja buruk menyebabkan 150 pekerja mengancam akan bunuh diri dengan melompat dari atas atap.

Pengunjuk rasa di New York menyampaikan surat petisi dengan 250.000 tandatangan. Nama dan password kepala eksekutif perusahaan Foxconn, Terry Gou, bersama dengan informasi sensitif lainnya, dipublikasikan sekelompok hacker bernama Swagg Security di Piratebay dan website Pastebin.

Publikasi di Twitter, bersamaan dengan saat petisi disampaikan ke toko Apple di London, New York, San Francisco, Sydney dan Bangalore. Tanda tangan dikumpulkan secara online oleh Change.org dan SumOfUs.org.

[Sarah Ryan, Penyelenggara HAM di Change.org]:

"Kedua petisi meminta Apple menciptakan sikap yang etis dalam menciptakan produk yang menghormati hak pekerja di Tiongkok."

Mike Daisey adalah seorang monologis yang menulis drama tentang rantai suplai Apple di Tiongkok, setelah melihat kondisi pekerja di Foxconn.

[Mike Daisey, Monologis Amerika]:

"Apa yang saya temukan adalah pekerja anak. Saya temukan yang berusia belasan tahun, ada tangannya telah hancur karena bekerja di pabrik melakukan hal yang sama sampai ribuan kali. Juga ada yang keracunan n-hexane, pembersih layar iPhone yang menyebabkan kerusakan neurologis. Telah diketahui secara luas, tapi mereka diizinkan untuk tetap melakukannya."

Daisey berkata ia berada di Tiongkok bertepatan dengan kasus bunuh diri pekerja Foxconn.

[Mike Daisey, Monologis Amerika]:

"Kebetulan saya di sana saat bunuh diri terjadi, dan terjadi tiap hari. Pekerja merasa begitu tertekan dan terjebak dalam kehidupannya, satu-satunya cara adalah melompat keluar gedung. Saya sudah bicara dengan pengelola serikat yang mengatur serikat rahasia di Tiongkok, coba mengadvokasi pembebasan dan mereka menyatakan bahwa mereka bisa di penjara jika tertangkap pemerintah. Situasinya sangat mengerikan. Perlu diketahui, saya rasa sangat tidak etis untuk bekerjasama dengan sebuah negara fasis atau diktator yang dijalankan oleh preman. Ini tidak benar."

Daisey berkata rezim komunis di Tiongkok tidak akan melindungi pekerjanya, ini adalah tanggung jawab Apple untuk mendirikan badan pemantauan untuk memastikan hak pekerja.

 NTD News, New York

 

English Version Click Here http://english.ntdtv.com/ntdtv_en/news_northamerica/2012-02-10/new-yorkers-protest-demand-apple-ensure-workers-rights-in-china.html