| Semua Memiliki Kesempatan untuk Mengubah Dunia |
| Ditulis oleh Wang Hua | Senin, 21 Maret 2011 |
|
Jakarta - Revolusi baru-baru ini di Tunisia, Mesir, dan Libya, telah membuat orang-orang berpikir berpikir tentang masa depan China. Sebagian orang berpendapat bahwa, dibandingkan dengan negara-negara lain, China memiliki kesempatan yang sangat kecil untuk memiliki Revolusi Melati (Jasmine Revolution).
China tidak mempunyai lawan berkekuatan besar, militernya tidak berdiri sendiri, dan rakyatnya telah ditekan untuk jangka waktu yang panjang. Hidup di bawah aturan tirani, banyak orang berpikir 'lebih baik hidup dalam kemiskinan daripada mati'.
Secara keseluruhan mereka berada dalam keadaan selisih paham, sehingga sulit bagi mereka untuk berperang melawan rezim komunis China. Setelah pihak berwenang China tertarik dan bersekongkol untuk melakukan tindakan keras terhadap unjuk rasa gaya Jasmine di China, banyak orang yang merasa kalah dan tertekan. |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!

- MA dan Menkumham Berikan Pertimbangan Grasi Corby
- Ancaman Peningkatan Program Nuklir Korut
- Robot Ikan Untuk Memerangi Polusi
- OECD: Krisis Eropa Dapat Menghambat Pemulihan Global
- Istri dan Pembelot Akan Segera Diadili
- Bagaimana Anjing Merespon Bahasa Manusia?
- Trik Psikologi untuk Mempermudah Diet
- Pendekatan Penelitian Reinkarnasi
- Mengungkap Misteri Rahasia Kalender Maya
- Kisah Bocah 8 Tahun Nasehati Koruptor
- Apakah Manusia Memiliki Kemampuan Paranormal?
- Peneliti Terus Selidiki Misteri Gunung Padang
- Surat Terbuka untuk Presiden Obama: Dukungan Falun Gong di China
- Lukisan Paling Tenang
- Semur Kuping Babi Palsu Ditemukan di China
- Pecahkan Kasus Pembunuhan Melalui Serangga





Mozilla Firefox