| Tenun Diperjuangkan Jadi Warisan Budaya Dunia |
| Ditulis oleh WA Aryanta/Era Baru News | Jumat, 27 Agustus 2010 |
|
Usulan pengakuan itu dirintis oleh Cita Tenun Indonesia (CTI) diketuai oleh Okke Hatta Radjasa yang selama dua tahun telah menggelar kegiatan untuk melestarikan, mengembangkan, dan memasarkan kerajinan tenun Indonesia. Sebagai langkah awal untuk meraih pengakuan dari UNESCO, CTI meluncurkan buku berbahasa Inggris "Tenun: Handwoven Textile of Indonesia" di Ballroom Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Jumat (27/8), guna mengenalkan tenun Indonesia kepada masyarakat dunia. Peluncuran buku dilakukan oleh istri Presiden RI, Ibu Ani Yudhoyono yang sekaligus meresmikan Pesta Tenun menghadirkan pameran penerapan tenun pada interior dan busana. Menurut Ketua Panitia Pesta Tenun Sari Hartanto Wibowo, CTI saat ini sedang merintis pengusulan tenun Indonesia untuk diakui dunia internasional sebagai warisan tak benda dari UNESCO. "Upaya ini dapat berhasil apabila seluruh Bangsa Indonesia bergandengan tangan dan turut menggaungkan keberadaan tenun sebagai warisan Bangsa Indonesia," ujarnya. Sari mengatakan pengakuan terhadap tenun harus dilakukan tanpa perlu mengalami insiden pengakuan pihak lain seperti yang terjadi pada batik. "Hal ini sangat perlu dilakukan agar kejadian tersebut tidak terulang kembali," ujarnya. CTI meminta dukungan dari Ani Yudhoyono yang menyambut baik upaya pencatatan tenun Indonesia ke UNESCO sebagai warisan tak benda budaya dunia. Menurut Ani, pada kenyataannya tenun telah dibuat dan dipakai sehari-hari di Indonesia sehingga seharusnya pantas diakui sebagai warisan tak benda budaya dunia yang berasal dari Indonesia. "Tinggal bagaimana upaya lobi kepada masyarakat internasional terutama UNESCO agar tenun diakui sebagai warisan tak benda seperti yang diberikan batik pada 2009," ujarnya. Ani pun mengingatkan pencatatan budaya Indonesia sebagai warisan tak benda dunia semakin penting dilakukan sejalan dengan masyarakat dunia yang semakin menghargai Hak Kekayaan Intelektual. Apalagi, lanjut dia, sudah beberapa kali budaya Indonesia dalam bentuk nyanyain dan seni tari termasuk juga kerajinan batik diklaim oleh negara lain.(ant/waa) |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!


- Penampakan UFO di Thames Estuary
- Tahanan Falun Gong Diambang Kematian
- Berlian Dibalik Kabut Percandian Muarajambi
- Rudal AS Tewaskan Tokoh al-Qaeda Pakistan
- Tentara Suriah Lancarkan Serangan Besar-besaran
- Kisah Sebatang Gandum
- Risiko Lahirkan Bayi Cacat Bagi Ibu Diabetes
- Mengatasi Polusi Timbal dengan Jamur
- Video Kekerasan ABG di Bali Banjir Kecaman
- Misteri Piramida di Gunung Sadahurip
- Badai Matahari Lenyapkan Elektron Dalam Sabuk Radiasi Bumi (Video)
- Hanya Sebulan 50 Bencana Menimpa Indonesia
- Cerita Tentang Einstein
- Astronom Temukan Planet Layak Huni
- Dibalik Rahasia Orang Sukses
- Udumbara Bunga Surgawi

Jakarta - Budaya Tenun Indonesia kini sedang diperjuangkan untuk menyusul batik, wayang, dan keris, yang telah mendapatkan pengakuan dari Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Budaya Dunia (UNESCO) sebagai warisan budaya dunia.





Mozilla Firefox