| Terowongan dan Makam Kuno di Reruntuhan Teotihuacan |
| Ditulis oleh Epochtimes | Jumat, 03 September 2010 |
|
Di awal bulan lalu, arkeolog mengumumkan bahwa mereka telah menemukan apa yang mereka yakini sebagai sebuah terowongan dan mungkin mengarah ke makam penguasa. Terowongan yang disegel itu diyakini umurnya lebih dari 1.800 tahun. Dengan menggunakan kamera dan scanner yang dapat menembus bumi, sejauh ini para arkeolog menemukan bahwa terowongan yang memanjang sekitar 37 meter dan mengarah pada apa yang tampaknya sebagai sebuah ruang makam. Para arkeolog melaporkan menemukan banyak penawaran, termasuk hampir 50.000 benda dari batu, batu giok, kerang dan tembikar, termasuk gelas keramik langka. Mereka belum memberikan konfirmasi bahwa ruang berisi peninggalan atau citra dari penguasa. Petunjuk pertama di mana terowongan nampak pada 2003 ketika badai hujan lebat menyebabkan tanah tenggelam di kaki Piramida Quetzalcoatl di tengah reruntuhan daerah upacara, yang terletak sekitar 340 mil di utara Kota Meksiko. Tidak seperti kota-kota metropolis pra-Hispanik lain yang berisi sisa-sisa penguasa yang didewakan, Teotihuacan tidak meninggalkan gambaran tunggal dari penguasa, atau bahkan makam seorang raja. Teotihuacan merupakan sebuah kompleks yang luas dan besar, di dalamnya terdapat candi, jalanan dan plaza, dan masih digunakan untuk keperluan upacara oleh banyak suku asli Meksiko. Ini adalah rumah bagi Kuil Jaguar, Piramida Quetzalcoatl, serta Piramida Bulan dan Matahari yang menjulang tinggi. Para peneliti yakin bahwa terowongan itu sengaja ditutup antara kisaran 200 dan 250 Masehi dan dulunya merupakan elemen sentral di mana sisa upacara kompleks dibangun, menjadikannya aspek paling sakral dari reruntuhan tersebut. Kota ini diyakini bekas dihuni lebih dari 100.000 penduduk dan para ilmuwan mengusulkan mungkin telah menjadi kota terbesar dan paling berpengaruh di Amerika Utara pra-Hispanik pada saat itu. Kota tersebut mencapai masa kejayaannya antara 100 sebelum Masehi dan 750 Masehi dan ditetapkan sebagai “Teotihuacan” oleh bangsa Aztec yang menemukannya pada tahun 1300-an. Teotihuacan berarti “tempat di mana laki-laki menjadi dewa.” Karena tidak ada nama, gambar atau referensi lain yang ditemukan adanya penguasa-penguasa di ukiran batu dan lukisan dinding Teotihuacan indah, satu teori menyatakan bahwa pejabat penguasa kota mungkin telah berbagi di antara beberapa pemimpin, empat daerah yang ada mungkin diperintah oleh pemimpin bergantian. Pada 1987 Teotihuacan ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Ini adalah salah satu situs arkeologi yang paling banyak dikunjungi di Meksiko. (Cheryl Casati/The Epoch Times/bdn)
|
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!

- Disambar Petir
- MA dan Menkumham Berikan Pertimbangan Grasi Corby
- Ancaman Peningkatan Program Nuklir Korut
- Robot Ikan Untuk Memerangi Polusi
- OECD: Krisis Eropa Dapat Menghambat Pemulihan Global
- Istri dan Pembelot Akan Segera Diadili
- Bagaimana Anjing Merespon Bahasa Manusia?
- Trik Psikologi untuk Mempermudah Diet
- Mengungkap Misteri Rahasia Kalender Maya
- Kisah Bocah 8 Tahun Nasehati Koruptor
- Apakah Manusia Memiliki Kemampuan Paranormal?
- Peneliti Terus Selidiki Misteri Gunung Padang
- Surat Terbuka untuk Presiden Obama: Dukungan Falun Gong di China
- Lukisan Paling Tenang
- Semur Kuping Babi Palsu Ditemukan di China
- Pecahkan Kasus Pembunuhan Melalui Serangga

Meksiko - Selama hampir 100 tahun, para arkeolog telah mencari petunjuk tentang identitas monarki dari kota kuno Teotihuacan di Meksiko Utara. 


Mozilla Firefox