Era Baru News >> Top News >> China Update >> Dipukuli Hingga Tewas Dalam Tahanan
Dipukuli Hingga Tewas Dalam Tahanan
Ditulis oleh Oleh: Gisela Sommer Sabtu, 11 September 2010

Agen keamanan China di Propinsi Hunan memukuli seorang pengusaha lokal sampai meninggal selama enam hari penahanannya karena berlatih Falun Gong, menurut Falun Dafa Information Center (FDIC).

Pada 19 Agustus lalu, agen dari Divisi Keamanan Domestik di Wilayah Shaodong, Propinsi Hunan menahan Mr. Zeng Huaguo (57), seorang salesman alat-alat rumah tangga. Selama enam hari penahanan Zeng,  pada 25 Agustus dia sudah didapati meninggal, tampaknya akibat penyiksaan brutal yang dialaminya di penjara. Anak Zeng dapat melihat dengan jelas mayat ayahnya terdapat luka besar di punggungnya yang telah dijahit dengan 13 jahitan.

Penahanan Zeng pada 19 Agustus lalu terjadi ketika ia mengunjungi kantor Divisi Keamanan Dalam Negeri untuk meminta kembali buku-buku Falun Gong yang disita pemerintah di rumahnya pada bulan Juni setelah seorang perwira polisi berpakaian preman menculik Zeng di jalanan.

Zeng berbicara kepada orang-orang tentang fakta kebenaran Falun Gong dan mendorongnya orang-orang untuk tidak percaya propaganda Partai Komunis China (PKC) tentang Falun Gong.

Zeng dilepas sepuluh hari kemudian, setelah menantunya setuju menandatangani pernyataan atas namanya mengutuk Falun Gong dan menjanjikan mertuanya akan berhenti berlatih.

Menurut sumber-sumber di China, setelah mengalami luka-luka saat dalam penahanan kedua, Zeng dibawa ke rumah sakit setempat, namun meninggal tak lama setelah tiba di rumah sakit.

Polisi gagal memberitahu keluarga Zeng tentang kematiannya sampai 24 jam kemudian, meskipun mereka  menginformasikan komite lingkungan setempat untuk mengambil tindakan agar menutupi penyebaran berita kematian mendadak Zeng dalam tahanan. Mereka tampaknya takut protes publik karena Zeng cukup terkenal di lingkungannya.

Polisi mengatakan kepada anak Zeng dia meninggal karena "melompat dari sebuah bangunan di rumah sakit" Ketika anaknya meminta melihat rekaman dari kamera pengaman rumah sakit untuk mengkonfirmasi pernyataan pejabat, mereka menjadi bingung dan menyatakan bahwa kamera belum dipasang. Sebaliknya, polisi dilaporkan mengancam staf rumah sakit dan keluarga Zeng untuk tidak menyebarkan informasi tentang kematiannya, menawarkan keluarga korban 260.000 yuan (38.000 dolar AS) agar mereka diam.

"Peristiwa Falun Gong seperti Mr. Zeng ditahan dan dipukuli sampai meninggal merupakan bukti mengerikan terhadap bahaya yang dihadapi puluhan juta orang yang terus berlatih Falun Gong di China," kata Levi Browde direktur eksekutif FDIC. "Tidak hanya tidak bersalah, laki-laki yang jujur dan berbudi luhur telah meninggal, namun ... pemerintah mengambil langkah-langkah untuk menutupi kejahatan-kejahatan mereka."

Sejak awal kampanye penganiayaan Falun Gong di China pada tahun 1999, diperkirakan sekitar 100.000 pengikut Falun Gong diyakini dipenjarakan di kamp-kamp cuci otak melalui kerja paksa pada kurun waktu tertentu.

Pada saat yang sama 87.000 laporan penyiksaan terhadap pengikut Falun Gong telah muncul dari China serta lebih dari 3.400 dilaporan meninggal sebagai akibat dari pelecehan di tahanan polisi atau bentuk-bentuk penganiayaan. Puluhan ribu lebih kematian yang tidak dapat dikonfirmasi diyakini telah terjadi, kebanyakan dari mereka korban dari kebiadaban rezim komunis Chna akan perdagangan mengerikan organ manusia. (EpochTimes/man)

Dilaporkan oleh : Falun Dafa Information Center.