Era Baru News >> Top News >> Internasional >> Beberapa Orang Terluka dalam Lari Banteng Spanyol
Beberapa Orang Terluka dalam Lari Banteng Spanyol
Ditulis oleh Alex Johnston   
Selasa, 10 Juli 2012 09:10

alt

Seekor banteng liar mengamuk di Pamplona, ​​Spanyol dan menyerang kerumunan massa, serta melukai dua orang peserta, Minggu (8/7).

Dalam tradisi abad pertengahan ini, para pelari bergabung dengan kawanan banteng pada rute mereka melalui jalan-jalan batu kota tua ke arena adu banteng, di mana banteng-banteng itu akan berhadapan dengan matador.

Dalam insiden tersebut, Navajito, banteng seberat 1.430 pon, telah melukai dua pria Spanyol. Satu orang mengalami luka memar di wajah dan satu lagi terluka punggungnya, menurut laporan AFP, mengutip pejabat pemerintah setempat. Kedua orang tersebut sempat dirawat di rumah sakit.

Palang Merah mengatakan bahwa mereka telah merawat sekitar 80 orang yang mengalami luka ringan.

Di kota wisata Pamplona para pengunjung dihimbau bahwa:
"Lari Banteng sangat berbahaya dan terlalu padat membuatnya bahkan lebih berbahaya. Latihan selama bertahun-tahun diperlukan sebelum anda tahu cara berlari."

Seorang pelari Jepang 21 tahun diseret oleh banteng pada hari pertama, menurut laporan CNN. Seorang pria Spanyol 73 tahun juga mengalami luka akibat tandukan pada hari pertama.

Seorang pensiunan arsitek 73 tahun bernama Victor Arrecivita Calvet, tumbang dan tergeletak, menurut AFP.

"Apa yang paling mengganggu saya adalah bahwa hal itu terjadi tepat pada hari pembukaan. Sekarang saya harus menonton sisa dari lari tersebut di televisi dan saya tahu saya akan merindukan berada di sana."

Banteng dilepaskan untuk berlari keluar melewati koridor 2.800 kaki dalam acara tersebut, yang terjadi setiap pagi selama delapan hari festival San Fermin.

"Itu luar biasa. Anda benar-benar merasa hidup. Waktu berlalu sangat cepat, anda begitu terkonsentrasi untuk terus berada di depan banteng," kata Carlos Saiz (27) dari Spanyol, kepada AFP.

Victor Batres (23) dari Spanyol, yang menyaksikan lari banteng tersebut mengatakan "banteng berlari lebih cepat dari yang diharapkan."  "Saya tidak pernah bisa ikut ambil bagian dalam acara tersebut, saya takut sekali." (Epoch Times/dia)

 

Bagikan halaman ini ke :

|