| Tiga Negara Terburuk Bagi Kaum Perempuan |
| Ditulis oleh Erabaru News |
| Kamis, 14 Juni 2012 09:07 |
|
India, Arab Saudi, dan Indonesia adalah tiga negara terburuk bagi kaum perempuan, menurut Survei di 19 negara di dunia. Jajak pendapat yang dilakukan Yayasan Thompson Reuters, mengkaji berbagai faktor, mulai dari pendidikan bagi perempuan, layanan kesehatan, kesempatan kerja, hingga kekerasan terhadap perempuan. Survei mengatakan nilai India paling rendah karena praktik pembunuhan anak, perkawinan di bawah umur, dan perbudakan, masih terjadi di India. "Di India, perempuan dijual seperti budak, dipaksa menikah di usia 10 tahun, dan dibakar hidup-hidup hanya gara-gara sengketa mas kawin," kata Gulshun Rehman, penasehat pengembangan program kesehatan untuk organisasi sosial Save the Children, yang terlibat dalam survei ini. "Selain itu, gadis-garis remaja yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga dieksploitasi dan dilecehkan," tambahnya. Padahal, kata Rehman, India telah mengesahkan undang-undang yang melarang semua bentuk kekerasan terhadap perempuan pada 2005. Kanada sementara itu digambarkan sebagai negara terbaik bagi perempuan. "Memang Kanada masih perlu melakukan berbagai langkah, namun kaum perempuan mendapatkan akses ke layanan kesehatan dan pendidikan, yang merupakan pintu masuk ke kemandirian ekonomi," kata Farah Mohamed, presiden dan kepala eksekutif Girls 20 Summit Kanada. "Kanada juga memiliki sejumlah undang-undang yang melindungi perempuan dan perkawinan di bawah umur dilarang di Kanada," jelas Mohamed. Hasil survei diumumkan menjelang pertemuan tingkat tinggi kepala negara G20 di Meksiko, 18-19 Juni. (Erabaru/bbc.co.uk/sua) |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!
- Rahasia Tidur Nyenyak
- Tanaman Bisa Saling Mendengar
- Hidup Kembali dengan Mesin CPR Setelah Meninggal 40 Menit
- Hong Kong Menahan Praktisi Falun Gong
- Beban Hutang Negara Diatas Rp. 2000 Triliun
- Tikus Yongzhou
- Satu Anak Meninggal, Lebih dari 60 Terinfeksi Flu H1N1 di China Selatan
- Kelompok Pengacara HAM China Ditangkap Setelah Mengunjungi Pusat Cuci Otak





Mozilla Firefox