Era Baru News >> Top News >> Internasional >> Bentrok Petani dan Polisi Paraguay, Belasan Tewas
Bentrok Petani dan Polisi Paraguay, Belasan Tewas
Ditulis oleh Erabaru News   
Minggu, 17 Juni 2012 10:04

alt

Tujuh anggota polisi dan sedikitnya sembilan petani tewas dalam sebuah bentrokan, menurut pejabat pemerintahan Paraguay.

Seorang juru bicara kepolisian mengatakan petugas mereka ditembak mati saat mencoba mengusir petani tak berlahan yang menduduki sebuah properti di timur Paraguay.

Dokter setempat mengatakan belasan polisi dan petani lainnya mengalami luka-luka.

Pemilik properti di provinsi Canindeyu mengatakan sekitar 100 keluarga petani tak berlahan ini telah menginvasi tanah mereka sejak tiga pekan lalu.

Para petani ini mengklaim bahwa lahan tersebut diambil secara ilegal saat pemerintahan militer Jenderal Alfredo Stroessner yang berkuasa tahun 1954-1989.

Menurut mereka lahan itu kemudian dibagikan kepada para sekutu Alfredo Stroessner.

Menteri Dalam Negeri Carlos Filizzola kepada wartawan menjelaskan insiden bentrokan tersebut.

''Polisi masuk, mencoba untuk mengevakuasi tempat. mengusir orang keluar, dan kemudian ada tembakan ke arah polisi. Sejak saat itu, bentrokan terjadi,'' kata Carlos Filizzola, yang kemudian mengundurkan diri dari jabatannya akibat insiden ini.

Kepala kepolisian Paulino Rojas juga mundur pasca insiden yang menewaskan belasan orang tersebut.

Sementara seorang pejabat kepolisian, Walter Gomez mengatakan, polisi menyergap kawasan hutan.

Dia mengatakan tidak memperkirakan akan terjadi kekerasan dan menginginkan adanya negosiasi dalam proses ''penggusuran yang damai''.

Sementara itu pemimpin petani tak berlahan Jose Rodriguez kepada radio lokal mengatakan mereka yang terbunuh ''adalah petani yang lugu, anggota gerakan tak berlahan, yang memutuskan untuk bertahan dan melawan''.

Presiden Paraguay Fernando Lugo telah memerintahkan militer untuk mengintervensi.

"Semua kekuatan dikerahkan untuk menciptakan kembali keamanan dan ketenteraman kawasan tersebut,'' katanya dalam sebuah keterangan pers.

Kongres Paraguay dan Senat juga akan menggelar sidang istimewa untuk memutuskan apakah akan menyatakan kawasan tersebut dalam keadaan gawat darurat. (Erabaru/bbc.co.uk/sua)

 

Bagikan halaman ini ke :

|