| Dipecat, Karena Mendahului Konvoi Presiden |
| Ditulis oleh Erabaru News |
| Jumat, 20 Juli 2012 08:25 |
|
Seorang anggota kepolisian Filipina terpaksa kehilangan pekerjaannya setelah dia berusaha mendahului dan menyalip rombongan Presiden Benigno Aquino. Awal pekan ini, Aquino baru saja menghadiri sebuah acara resmi di pinggiran Manila dan akan kembali ke Istana Kepresidenan. Di tengah perjalanan sebuah mobil van polisi melaju kenjang dan berusaha menyalip rombongan presiden untuk memutar arah meski sepeda motor pengawal sudah memberi peringatan. Kontan saja polisi bernama Ricardo Pascua itu ditangkap pasukan pengamanan presiden lalu kemudian diserahkan kepada atasannya yang langsung memecatnya. "Polisi itu sangat arogan dan memaksa bahwa dia bisa memutar arah mobilnya. Padahal, kami melihat dia memperlihatkan lencana kepolisian kepada polisi bermotor yang mengawal konvoi," kata juru bicara kepresidenan Edwin Lacierda. Sementara itu, Komandan Pasukan Pengamanan Presiden Brigadir Jenderal Ramon Mateo mengatakan dia tidak tahu kenapa polisi itu berusaha mendahului dan memotong jalur konvoi presiden. Padahal, lanjut Mateo, sebagai seorang polisi dia seharusnya tahu aturan yang harus ditaatinya. Presiden Aquino yang sederhana pernah memerintahkan konvoi kepresidenan tidak membunyikan sirene untuk memperingatkan kendaraan lain untuk memberi jalan. "Tetapi lampu kendaraan pengawal tetap menyala dan seharusnya polisi itu bisa melihatnya," tandas Mateo. (Erabaru/bbc.co.uk/sua) |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!
- Kisah Jejak Kaki
- Pendiri Falun Dafa Berbicara di Hadapan 8.000 Praktisi pada Konferensi New York
- Menyingkap Perampasan Organ di Masanjia
- Tiga Milyar Orang dalam Bahaya Ketika Memasak Makanan
- Normalisasi Waduk Pluit Dimulai dengan Penggusuran
- Tikus Yongzhou
- Rahasia Tidur Nyenyak
- Hidup Kembali dengan Mesin CPR Setelah Meninggal 40 Menit





Mozilla Firefox