Era Baru News >> Wisata >> Pariwisata >> Pelabuhan Camargue Di Prancis Selatan
Pelabuhan Camargue Di Prancis Selatan Array Cetak Array  Surel
Ditulis oleh Epoch Times   
Rabu, 05 Agustus 2009 09:16
alt

Le Grau-du-Roi adalah komunitas resor pantai bernuansa Mediterania di wilayah Gard, Prancis selatan. Di sini orang dapat merasakan pesona sebuah kampung nelayan di bagian selatan Prancis, dengan kemewahan salah satu kapal pesiar termegah di Eropa dan pelabuhan olahraga.

Anggota keluarga kerajaan saat memerintah menamakan kawasan Prancis ini Le Grau du Roi, sebuah desa nelayan di mana terdapat awal terusan yang menyusuri kawasan Rhone Delta hingga bagian barat Languedoc. Sebuah kawasan yang awalnya hanya sebuah kampung nelayan tua kini berubah menjadi medan magnet bagi para wisatawan.

Hingga 1850, hanya terdapat sekitar 500 penduduk yang menetap di desa mungil ini. Dengan berlalunya waktu, desa tersebut berkembang menjadi sebuah tempat tujuan wisata yang mengasyikkan di mana jumlah pengunjungnya bahkan melebihi jumlah penduduk lokal. 

Tidaklah heran, seseorang bisa berjalan kaki menikmati pemandangan dengan menyusuri  pantai berpasir sepanjang 18 km, yang terbentang seluas 700 meter. Tepi area yang tidak terlalu dalam dan bebas beting (timbunan pasir atau lumpur) serta air laut yang bersih berkilau, membuat pantai ini disukai khususnya anak-anak.

Para nelayan setempat masih menjajakan dagangannya setiap pagi, menjual ikan laut segar yang mereka tangkap pada sore sehari sebelumnya di sepanjang pesisir laut. Baik penduduk lokal maupun wisatawan sama-sama berjajar di depan tempat dagangan tersebut untuk membeli ikan laut segar.

Jumlah armada nelayan sekarang mencapai 45 kapal, merupakan salah satu armada terbesar di sepanjang pantai Mediterania di Prancis. Kebanyakan dari mereka membawa pukat kecil untuk menangkap ikan laut.

Permintaan yang begitu banyak dari sektor pariwisata ini tidak luput dari peran seorang arsitektur bernama Jean Balladur. Pada 1960 dan 1970-an, dia membantu membangun sebuah pelabuhan wisata termegah di Eropa, La grande-Motte, lengkap dengan hunian apartemen dan kapasitas dermaga yang cukup menampung 4.600 kapal. Kota ini mampu menampung hingga 30.000 orang, dan di sana terdapat banyak vila pribadi, yang hanya dapat dicapai dengan menggunakan perahu.

Alain, seorang wiraswasta Swiss yang fasih berbahasa Jeman mengelola sebuah penyewaan kapal bagi pengunjung, tarif yang diberlakukan 4 Euro untuk orang dewasa, dan 2 Euro untuk anak-anak. Pengunjung hanya dapat memuaskan rasa keingintahuan mereka akan pelabuhan ini melalui perjalanan air,  walaupun kota ini memiliki dua kawasan wisata yang indah - Le Grau du Roi dan Pelabuhan Carmague.

Dengan perahu, mereka dapat mengamati burung-burung yang jarang ditemui - flamingo, camar laut yang unik, walet dan kedidi - semua binatang tersebut tinggal di habitat berair asin di wilayah pelabuhan. Dari kejauhan, sesekali dapat terlihat pemandangan yang jarang ditemui: kuda-kuda putih Carmague menawan yang sedang santai merumput.

Carmague juga dikelilingi rawa dan teluk, di mana lebih dari 300 spesies burung  menghiasi kawasan ini, kebanyakan dari mereka adalah spesies yang jarang ditemukan, seperti juga halnya dengan beberapa spesies tanaman yang tumbuh di wilayah ini. Daerah ini satu di antara 3 wilayah perairan terpenting di Eropa, merupakan cagar alam bagi spesies yang dilindungi. Para pengunjung menemukan ketentraman dan pembaharuan di bentang alam yang unik ini.

alt

Penduduk lokal menjadikan kerbau Carmague sebagai ikon mereka, menganggapnya sebagai sesuatu yang spesial. Mengambil gambar, membuat patung, baik itu realistik maupun abstrak, bagi mereka ini adalah sebuah penghormatan. Gambar kerbau Carmague banyak menghiasi dinding-dinding bangunan umum maupun pribadi. (Kerbau jenis Carmague ini berbeda dengan jenis kerbau petarung dari Spanyol)

Beberapa peternakan kerbau yang diberi nama Manade, adalah khusus mengembangbiakan hewan ini untuk suatu tujuan tertentu - Course Camarguaise , yaitu sebuah pertunjukan balap kerbau yang dirayakan setiap tahunnya oleh penduduk setempat: benar-benar sebuah ajang yang meriah.

Atraksi lainnya yang cukup banyak menarik perhatian turis adalah Aquarium Laut. Terdiri dari dua lantai di mana seseorang dapat melihat kehidupan bawah laut yang sangat eksotis. Tempat ini juga dikenal sebagai tempat perawatan binatang laut yang sakit dan setelah binatang-binatang itu sehat, mereka dikembalikan ke habitat asalnya.

Hal yang menarik dari bentang alam di sekitarnya adalah kita akan menemukan endapan garam dan  tanaman padi di dekat Aigues-Mortes yang mempesona. (Garam Carmague yang lezat ini dipasarkan di seluruh dunia.)

Tembok kota yang dibangun di sekeliling kota tua Aigues-Mortes masih dalam kondisi baik, dengan pola menyerupai jalan bercabang yang memiliki banyak pintu keluar. Panjangnya 1.600 meter, dan memerlukan cukup banyak waktu untuk perjalanan yang santai melewati bundaran facades.

Tanpa diragukan, hampir setiap orang yang mengunjungi Carmague terpesona dengan pemandangan tepi pantainya dan potensinya yang menghibur. Namun secara keseluruhan, tak diragukan lagi, seluruh wilayah ini menyajikan sesuatu yang menarik bagi setiap pengunjung, dengan keanekaragaman tanpa batas yang dapat disaksikan, dijelajah dan dinikmati. (Elke Backert/The Epoch Times/deb)

 

Bagikan halaman ini ke :

|