Era Baru News >> Wisata >> Pariwisata >> Sydney Kota Wisata yang Ramah
Sydney Kota Wisata yang Ramah
Ditulis oleh Era Baru Senin, 16 November 2009

sydneySidney - Perjalanan tim penulis berawal dari Ngurah Rai airport Bali sekitar jam 12 malam. Penerbangan langsung dengan Garuda Indonesia, maskapai kebanggaan Indonesia. Penulis tiba di Sydney Airport  pukul tujuh pagi keesokan harinya.

Kami naik taxi menuju penginapan di Hotel Metro West Ryde  yang kami pesan beberapa minggu sebelumnya lewat internet. Yang mana tidak jauh dari stasiun kereta api. Ini sangat memudahkan kami untuk bepergian ke kota Sydney  yang jaraknya hanya kurang lebih setengah jam naik kereta api. Kereta api yang sangat nyaman. Australia punya kebijakan khusus bagi orang tua yang punya anak dua. Bayar tiket hanya untuk satu anak yang kedua gratis. Kami memakai fasilitas itu karena kami bepergian dengan dua anak-anak.

Kami tidak punya rencana akan mengunjungi objek wisata mana dan bagai mana menjangkaunya. Tujuan kami hanya pergi ke Sydney dan menikmati kota ini. Ternyata atraksi wisata yang ditawarkan sangat banyak dan beragam. Dengan waktu seminggu sepertinya hanya beberapa hari sudah lewat. Informasi tentang atraksi wisata dan tour perjalanan sangat mudah didapatkan. Tour operator juga memberikan beberapa pilihan sesuai dengan minat dan bajet kita.

Hari pertama kami pakai untuk rehat dan mengenali daerah tempat kami tinggal, di stasiun mana dan bagaimana jadwal kereta ke kota, dimana mesti makan yang sesuai dengan lidah kita Indonesia. Jam  berapa pertokoan mulai buka dan sebagainya. Akhirnya perjalanan kami terjadwal juga lewat pengalaman singkat ini.

Walaupun kita tidak ingin berwisata yang jauh dari Sydney, atraksi dalam kota pun tidak kalah menariknya. Mungkin hanya jalan kaki berkeliling-keliling juga memberikan pengalaman yang menarik. Taman-taman kota nya yang indah dan bersih akan menyambut dengan ramah kedatangan anda di Sydney.

Tidak hanya di sekitaran Darling Harbour, Circular Quay daerah Pecinan juga memberi nuansa tersendiri kota ini. Bagaimana tidak penduduk Chinanya menempati urutan kedua dari demograpi penduduk Sydney kelahiran asing. Penduduk kelahiran asing terbanyak adalah dari Ingris.

Berwisata ke Blue Mountain

sydney2Kami mengikuti perjalan wisata dengan bus ke obyek wisata terkenal Blue Moutain.

Atraksi pertama kunjungan ke kebun binatang di Sydney yang bernama Featherdale Wildlife Park. Kita  bisa menyaksikan binatang khas Australia kangguru , bagaimana makan, berjalan dan menggendong anak-anak mereka dalam kantong khusus.

Banyak binatang-bianatang yang khas dari daerah 4 musim bisa di temui disini. Dimana kita tidak akan menemuinya di kebun binatang beriklim tropis seperti Indonesia. Kami di sediakan waktu satu jam untuk menikmati keaneka ragaman flora dan fauna di taman ini.

Atraksi berikut yang kami saksikan setelah satu jam perjalanan bus, kami tiba di Echo point, Blue Mountain  adalah Three Sisters. Di puncak bukit yang tertata rapi ini, kita bisa dengan leluasa menikmati keindahan lembah Blue Montain di kedalaman 200 meter. Ada fasilitas teleskop dengan koin kalau ingin melihat lebih dekat  objek di kejauhan.

Three Sisters (tiga bersaudari) adalah formasi batu karang yang terkenal di Blue Mountain New South Wales, Australia. Sekitar 100 km sebelah barat Sydney. Dekat dengan kota kecil Katoomba yang menjadi objek pemandangan yang paling terkenal. Masing-masing formasi batu di beri nama. Ketingian masing-masing batu karang ini adalah Meehni 922 m, Wimlah 912 m dan Gunnedoo 906 m.

Walaupun secara alamiah ini disebabkan oleh erosi karena kontur bebatuan di Blue mountain ini cukup lunak sehingga gampang erosi oleh sungai, angin dan hujan. Tetapi ada legenda masyarakat mengatakan bahwa tiga bersaudari jatuh cinta pada tiga laki-laki dari suku tetangga, tetapi dibawah aturan suku tidak boleh kawin. Terjadilah peperangan, untuk melindungi tiga wanita ini tetua suku menyulapnya menjadi batu karang. Tetapi dalam perang tetua tadi tewas sehingga tidak ada yang bisa mengembalikan tiga bersaudari menjadi manusia lagi.

Katoomba Scenic World

Masih disekitar Blue Mountain atraksi turis yang tidak boleh anda lewatkan. Merupakan   objek wisata terpadu untuk menikmati lembah Jamison Valley. Yang berada 200 meter dari puncak bukit. Untuk bisa turun dan menikmati belantara hutan harus naik Scenic Skyway atau kereta gantung. Pemandangan air terjun Katoomba Falls dan asyiknya bergelayut di udara. Mungkin ini kereta gantung terbesar didunia bisa menampung 84 orang.

Setibanya anda di lembah anda bisa memilih untuk mendaki kepuncak atau menikmati pemandangan di sekeliling dengan jalan setapak yang terbuat dari papan kayu. Atau balik keatas menggunakan kereta model lain yang tidak kalah serunya. “The Scenic Railway” ini adalah kereta api yang luarbiasa tidak biasa. Jalur kereta ini adalah peninggalan dari penambangan di tahun 1880an. Keterjalan dari kereta ini adalah 52 derajat. Hanya berjalan maju dan mundur. Melintasi jarak sekitar 415 meter ini, sebagian besar penumpang berteriak histeris. Karena menaiki kereta ini ibarat naik roller coaster, kereta ini dilengkapi pengaman untuk penumpang seperti roller coaster. Kalau anda takut ketinggian bisa memejamkan mata selama kurang lebih 10 menit perjalanan.

Perjalanan Tour Sehari itu berlanjut melewati stadion Olimpiade yang diadakan di Sydney tahun 2000. Kami menuju kepelabuhan kecil dimana selesailah perjalanan darat. Dilanjutkan dengan naik boat berkapasitas seratusan orang menuju Darling Harbour. Pemandangannya sangat menarik di tepi laut sepanjang perjalanan kurang lebih satu jam ini.

Tour berakhir di seberang Sydney Opera House, dimana kita bisa bersantai lagi untuk menikmati pilihan eskrim dari stand askrim.  Duduk-duduk di pelabuhan yang bersih ini menikmati gelapnya hari berganti lampu-lampu aneka warna, membuat tempat ini begitu damai.


Darling Harbour

Ini adalah kota pelabuhan rekreasi  Sidney, disini merupakan distrik pusat bisnisnya Sydney, gedung konvensi, dan pusat-pusat bisnis lainnya berada di sekitar ini. Juga gedung Teater Imax yang merupakan gedung film tiga dimensi IMAX dengan layar terbesar didunia. Untuk melihat Sydney secara menyeluruh naik bus wisata Hop On Hop Off adalah yang terbaik. Bus betingkat dengan kap terbuka ini, ada dua destinasi. Yang satu keliling kota Sydney dengan puluhan tempat pemberhentian. Yang satu lagi adalah khusus jurusan pantai Bondi dan sekitarnya. Kita bisa berhenti di setiap tempat yang telah di tentukan, jika ingin melanjutkan perjalanan tinggal menunggu bis berikutnya. Hanya membayar sekali. Bus ini dilengkapi dengan narasi dari setiap tempat yang dikunjungi mulai sejarah sampai keadaanya masa kini beserta informasi lainnya.


Pantai Bondi (baca Bondai atau ‘Bond eye’)

Bondi beach berlokasi 7 kilometer timur Sydney central business district. Pantai yang populer tidak hanya bagi warga Sydney tetapi juga untuk wisatawan.

Kata Bondi atau Boondi adalah suku kata Aborigin yang berarti hempasan ombak pada batu karang.

Pantai yang panjangnya kira-kira 1 kilometer ini ramai dikunjungi wisatawan sepanjang tahun. Seperti layaknya pantai umum disini kita akan menjumpai pasilitas untuk main selancar dan body boarding. Tenda-tenda pedagang makanan dan minuman juga teratur disepanjang pantai. Pasilitas kebersihan, kamar mandi dan wc sangat mencukupi, tertata dan terjaga kebersihannya.

Café dan restoran dengan pilihan berbagai masakan ringan untuk makan siang juga tersedia. Disamping itu di luar pantai ada taman yang khusus untuk pedagang kaki lima memajang dagangan berupa cindera mata dan kerajinan. Mereka juga di atur oleh garis-garis pemisah yang membuat dagangan dan keleluasaan pengunjung terakomodasi.

Anda tidak perlu khawatir untuk berenang, karena ‘Surf Life Saving Australia’ atau para penyelamat pantai telah menempatkan beberapa larangan dan bendera serta mengawasi para pengunjung dimana boleh dan tidak boleh berenang. Ini tentu menyangkut arus laut yang kemungkinan membahayakan para pengunjung. Pasilitas mereka tidak hanya papan penyelamat, tetapi juga dilengkapi boat dan jet ski penyelamat pantai, juga motor ATV(All Terrain Vehicle,motor segala medan) yang bisa leluasa dikendarai di pasir untuk keperluan darurat dan pengawasan pantai.

Di pusat Kota.

Masih di down town Sydney, monorail dengan 7 gerbong yang mengelilingi CBD (Central Business District) sepanjang 3,6 km. Menghubungkan  Darling Harbour, Chinatown dan CBD juga merupakan atraksi yang wajib anda naiki. Ada delapan stasiun pemberhentian dengan empat kereta beropersi secara berkelanjutan.

Sebagai cindera mata atau sekedar ingin membeli oleh oleh buat teman atau anggota keluarga yang lain,disetiap sudut kota kita bisa menjumpai toko-toko untuk membeli souvenir khas Sydney. Mulai dari baju kaos sampai boneka koala dan kangguru.

Makan sesuai dengan anggaran dan selera, banyak pilihan masakan mulai masakan Barat sampai Chinese food. Juga masakan cepat saji Mc Donnal dan Subway juga dimana-mana. Kami memilih masakan prasmanan di dekat stasiun kereta api. Untuk di bawa pulang ke Hotel kami menginap. Mungkin ini tipikal kita Indonesia makanan harus sesuai dengan lidah kita, dan hanya masakan itu yang kami sukai. Jadi dua kali seharri kami berkunjung kerumah makan cepat saji ini, untuk membeli masakan China.

Tidak terasa waktu berlalu kami sudah harus mengepak barang-barang bawaan dan berkemas untuk meninggalkan Australia setelah seminggu di Sydney.

Jika berkunjung ke Australia bagi kita orang Indonesia yang tidak begitu suka dengan teriknya matahari  musim panas, pilihlah bulan  selain Desember.(man/waa)