Saturday, November 27, 2021
No menu items!
HomeNEWSTIONGKOKRatusan Miliar Yuan yang Digelontorkan PKT Gagal Menyelamatkan Bursa

Ratusan Miliar Yuan yang Digelontorkan PKT Gagal Menyelamatkan Bursa

Gelombang baru atas langkah-langkah pemerintah Tiongkok dalam menyelamatkan bursa belum bisa menyalakan kenaikan bursa di luar BUMN terbesar, mayoritas saham Tiongkok jatuh. Tiongkok mengulang skenario kehancuran bursa saham Wall Street 1929 silam.

2/3 saham jatuh, 1/3 naik

Di antara indeks Shanghai Composite pada Senen (6/7/2015), Index, ada 2/3 saham turun, sementara 1/3-nya naik. Shanghai Composite Index ditutup naik 2,4 % – 3775,91 poin. Indeks standar ditopang oleh kenaikan PetroChina dan Industrial and Commercial Bank of China Ltd, yang merupakan anggota terbesar dari Shanghai Composite Index. Kalangan luar menduga mereka diambil alih oleh yayasan nasional. GEM-growth enterprise market yang didirikan perusahaan kecil turun 4,3 %, Indeks Shenzhen jatuh 2,7%.
Laman Bloomberg pada Senin (6/7/2015) menyebutkan, bahwa otoritas setempat mencegah percobaan terbaru kegagalan pasar saham sebesar 3.2 triliun dolar AS, termasuk penangguhan IPO (penawaran umum perdana), bank sentral mendukung margin trading, perusahaan keuangan negara mengakuisisi saham, membolehkan dana pensiun untuk berinvestasi di pasar saham, rencana investigasi pelaku short selling, dan menangkap pelaku yang menyebarkan “rumor”.

Langkah-langkah ini berikut penurunan tingkat bunga pekan lalu dan pemotongan biaya transaksi sejauh ini belum bisa juga membuat investor percaya. Pasar saham sudah cukup rendah sejak nilai puncak Shanghai Composite Index turun 27 % pada 12 Juni lalu.

Trader Guoxen Securities Zuo Jimi mengatakan, bahwa pasar tidak mengakui atas langkah-langkah tersebut, dan pesimisme sangat sulit untuk berubah.

Pasar saham kedua terbesar kedua di dunia di luar pasar saham AS sewaktu-waktu bisa runtuh, di balik pertumbuhan ekonomi yang lambat dalam 25 tahun terakhir, ia mungkin akan mengikis kepercayaan konsumen.

Sebanyak dua puluh delapan perusahaan menangguhkan penjualan saham. Asosiasi Bursa Efek Tiongkok mengatakan, bahwa sebanyak 21 pialang yang dipimpin CITIC Securities akan berinvestasi minimal 120 miliar yuan (sekitar 19,3 miliar dolar AS) ke equity fund (dana saham).

Volatilitas pasar saham akan meluas

Paul Chan, direktur investasi dari perusahaan investasi Invesco untuk Asia seperti dilansir Bloomberg mengatakan bahwa sulit menstabilkan pasar dari leverage yang dipimpin shareholder. Dia tidak tahu bagaimana situasi akan berkembang, tetapi secara jangka pendek, gejolak pasar saham akan meluas.

Investor asing menjual saham seri A

Saham teknologi Tiongkok anjlok, indeks industri di antara indeks CSI 300 turun 4%. Saham terbesar di antara GEM-growth enterprise market yakni Letv.com jatuh 10%, sedangkan East Money Information Co., Ltd anjlok 8,1%.

Bloomberg yang mengutip pernyataan Nelson Yan, kepala investasi Changjiang Securities di Hongkong mengatakan, bahwa terlalu banyak orang yang menjual saham dengan mengambil keuntungan dari rebound, sehingga sulit untuk mempertahankan kenaikan. Langkah-langkah dukungan secara besar-besaran memperlihatkan kurangnya kepercayaan pasar.

Senin (6/7/2015), orang-orang asing menjual 13,4 miliar Yuan saham Tiongkok melalui Shanghai-Hongkong Stock Connect, ini merupakan penjualan terbesar sejak pembukaan awal November 2014 lalu.

Tiongkok mengulang skenario kehancuran Wall Street 1929 silam

Laman Bloomberg menyebutkan, bahwa pasar saham AS turun tajam pada 1929, berbagai lembaga keuangan besar mengadakan pertemuan untuk membahas cara penanggulangan, pelaku utama ketika itu adalah JP Morgan dan Guaranty Trust Company. Dan sekarang, pelaku utama bursa saham Tiongkok digantikan CITIC Securities dan Guotai Junan Securities Co. Ltd.

Ketika lima raksasa keuangan AS berkumpul di rumah Morgan pada 24 Oktober 1929, mereka menghimpun sumber daya, dan rencana menopang pasar saham menghasilkan efek langsung: kepanikan ‘kamis hitam’ memberi jalan bagi pemulihan pasar. The New York Times ketika itu memuji para bankir yang berhasil mencegah agar bursa saham tidak terjun bebas.

Tapi keyakinan itu tidak berlangsung lama. Senin berikutnya saham kembali tergelincir. Indeks rata-rata Dow Jones Industrial Average turun 13%, dan dalam 3 pekan berikutnya kembali turun 34%.

Suntik 120 miliar Yuan, Ahli: Efek sementara

Langkah-langkah dukungan yang digodok PKT mungkin juga akan berefek sementara.

Sabtu (4/7/2015), 21 broker berjanji menanamkan 120 miliar Yuan ke large-cap funds, untuk menstabilkan pasar saham.

Hong hao, pakar strategi internasional dari Bank of Communications Tiongkok mengatakan, karena pasar saham Tiongkok hampir dua triliun yuan, dana sebesar 120 miliar Yuan yang digelontorkan untuk mendukung itu terlalu kecil untuk menghasilkan dampak jangka panjang yang berarti. Hal ini tidak dapat meningkatkan kepercayaan kepercayaan Small-cap stocks.

Di pasar saham Tiongkok, efek dari 120 miliar Yuan itu tidak akan berlangsung lebih dari satu jam. Dana yang digelontorkan itu mungkin bermanfaat untuk blue chip (saham unggulan). Namun, pecahnya gelembung small-cap (saham dengan likuiditas dan kapitalisasi pasar yang kecil) kemungkinan akan berlanjut. (joni/rmat)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments