Saturday, November 27, 2021
No menu items!
HomeKESEHATAN2 Anjuran dan 4 Pantangan agar Tidak Terkena Kanker Lever

2 Anjuran dan 4 Pantangan agar Tidak Terkena Kanker Lever

Saat ini kanker hati adalah kanker yang paling umum dan di dunia menduduki peringkat ke-6. Kanker lever sama dengan penyakit lever lainnya, gejala awal yang tidak nampak, banyak orang menemukan bahwa setelah menderita kanker hati akan meninggal dalam waktu satu tahun, dapat dikatakan merupakan “ penyakit pembunuh” yang paling umum di kehidupan sehari-hari.

Ada banyak alasan terjadinya kanker hati, kebiasaan makan menempati faktor penting, tidak memerhatikan asupan nutrisi sehari-hari, atau sering makan makanan yang rusak dan berjamur dengan mudah dapat menyebabkan kanker hati. Oleh karena itu, asalkan mengembangkan kebiasaan hidup yang baik, dengan pola makan yang tepat, kanker hati akan dapat dicegah.

Makanan yang harus dikonsumsi untuk mencegah kanker hati

1. Wortel dan jeruk

Interaksi antara vitamin, mineral, serat, dan lainnya dalam sayuran dan buah-buahan dapat melindungi hati. Makan 5 macam atau lebih buah dan sayuran setiap hari, dengan asupan total sekitar 400-800 gr, dapat mengurangi risiko kanker hati sebesar 20% .

Wortel mengandung banyak karoten, dapat berperan melindungi hati, wortel setelah diteliti oleh para ahli kanker dikonfirmasi mengandung inducer interferon, anti infeksi virus, penekanan terhadap tumor. Karoten wortel setelah masuk ke dalam tubuh, digunakan untuk membuat vitamin A, ia adalah kunci untuk melindungi tubuh dari invasi kanker.

Jeruk kaya akan vitamin C antioksidan, dapat melindungi tubuh, meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, dan menghambat pertumbuhan sel tumor. Zeaxanthin β- dalam jeruk juga memiliki efek anti-kanker. Sebuah penelitian di Jepang menegaskan bahwa pada jeruk yang lebih manis, konten β- zeaxanthinnya lebih besar, hal itu berefek anti-kanker yang lebih baik daripada β- karoten wortel sebanyak 5 kali lebih kuat. Orang biasa sehari makan dua buah jeruk manis, maka dapat memiliki efek anti-kanker yang baik.

2. Rebung, selada, dan asparagus

Para ahli menyarankan bahwa sering makan rebung, selada, dan asparagus, tiga jenis makanan ini dapat mengurangi risiko terkena kanker hati.

Rebung berfungsi sebagai pencahar dan detoksifikasi. Selulosa dan E. coli dari rebung dalam usus manusia, dapat menyintesis vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh, dapat juga bersintesis dengan asam empedu dari saluran usus sehingga limbah yang tidak dapat diserap oleh tubuh akan diekskresikan.

Selada dapat mencegah anemia dan meningkatkan nafsu makan. Daun selada kaya akan kalsium, karoten, dan vitamin C. Hormon selada yang bau memengaruhi lambung, enzim pencernaan, dan sekresi empedu, meningkatkan nafsu makan dan membantu pasien penyakit hati menyerap makanan dan zat besi, dan memulihkan serta menaikkan platelet, mencegah perkembangan buruk penyakit.

Sering makan asparagus dapat menghilangkan rasa lelah. Asparagus mengandung asam nukleat, asam folat, glutathione, kolin, arginin, dan mannan, secara efektif dapat menghambat pertumbuhan sel kanker.

Jangan makan makanan berikut untuk menghindari kanker hati

1. Tidak makan makanan berjamur

Zat aflatoksin dalam makanan berjamur dapat menginduksikan kanker hati. Pada saat musim semi dan musim panas makanan mudah berjamur, terutama kedelai, kacang tanah, ubi jalar, dan tebu, oleh karena itu makanan yang dalam kondisi berjamur harus segera dibuang.

2. Kurangi makan acar

Asinan kubis, sayur asin, dan ikan asin bagaikan acar pembuka, mitra yang baik untuk dihidangkan di atas meja makan. Namun acar mengandung sejumlah tinggi nitrosamin, terbukti berhubungan dengan kanker hati, upayakan kurangi makan, dan harus mengasinkan secara menyeluruh sebelum dimakan.

3. Kurangi minuman alkohol

Minum minuman alkohol dalam jangka panjang, akan mencerna mukosa lambung, dan begitu sel-sel lambung luka, maka mudah menyerap zat-zat beracun dalam makanan, yang menyebabkan hepatitis alkoholik, penurunan fungsi detoksifikasi hati, bahkan kasus yang parah dapat menyebabkan sirosis. Jika memakannya bersama dengan kacang berjamur, semakin besar kemungkinan mendorong kanker hati.

4. Minyak nabati dan hewani setelah berubah tidak layak untuk dikonsumsi manusia

Minyak nabati dan hewani setelah rusak komposisi kimianya mengandung MDA, yang dapat menghasilkan polimer dan bereaksi dengan protein tubuh manusia dan asam deoksiribonukleat sehingga terjadi mutasi protein, dapat menyebabkan sel tubuh kehilangan fungsi normal dan beralih menjadi sel kanker masa permulaan. (Hui/yant)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments