Ada orang yang selalu berlebihan mencemaskan sesuatu, bahkan tanpa sebab yang jelas merasa tegang, gelisah dan tidak bisa rileks. Di Amerika Serikat sekitar 3,1 persen didiagnosis menderita generalized anxiety disorder (gangguan kecemasan umum), dan sebagian besar didominasi oleh kaum perempuan. Apabila tidak diperhatikan atau menganggap sepele, tidak tertutup kemungkinan dapat menimbulkan masalah yang lebih serius.

Apa yang dimaksud gangguan kecemasan umum ( generalized anxiety disorder/GAD) ? gangguan kecemasan umum merupakan suatu pola kecemasan yang sering dan menetap yang tidak terkontrol, irasional, terus-menerus. Ciri-cirinya berupa kecemasan yang berlebihan terhadap segala sesuatu. Kecemasan yang berlebihan ini akan berdampak pada aktivitas kehidupan sehari-hari.

GAD adalah suatu penyakit mental yang umum ditemui, awal timbulnya sindrom ini pada masa remaja hingga dewasa, gejala sindrom ini lebih sering terjadi dan secara bertahap menjadi lebih kentara pada mereka yang berusia paruh baya. Umumnya untuk menentukan apakah seseorang menderita GAD atau kecemasan berlebihan yang tak berdasar ini, selain timbul kecemasan dan kekhawatiran yang berlebihan, juga ditentukan berdasarkan diagnostic dari The Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders -5 (DSM-5), dan akan timbul gejala seperti berikut ; yaitu selama enam bulan ke depan, kecemasan dan kekhawatiran itu akan disertai dengan terjadinya enam gejala berikut atau lebih, yang akan berdampak pada kehidupan / aktivitas sehari-hari lebih dari separuh waktu. Sementara kecemasan dalam kehidupan umum sehari-hari itu tidak akan begitu banyak gejalanya.

1. Gelisah, tidak tenang atau merasa tegang.

2. Mudah lelah.

3. Sulit untuk konsentrasi atau pikiran kosong.

4. Mudah naik darah (marah).

5. Ketegangan pada otot.

6.Sulit tidur.

Riwayat keluarga dapat meningkatkan risiko GAD

Bagi mereka yang anggota keluarganya menderita GAD, maka risiko mengidap Generalized Anxiety Disorder ini adalah enam kali lebih besar daripada orang-orang pada umumnya, dan lebih rentan menderita depresi, bipolar disorder, gangguan kecemasan jenis lainnya (misalnya panik, sindrom stres pasca-trauma dsb), atau kombinasi dari Generalized Anxiety Disorder dengan gangguan kejiwaan lainnya.

Untuk secara akurat mendiagnosis GAD, perlu dilakukan diagnosis dari spesialis kejiwaan. Tujuan penggunaan obat dalam terapeutik itu adalah agar bisa secara efektif mengendalikan gejalanya ; obat hanya sebatas memperlambat gejalanya, meskipun bisa membantu penderita untuk rileks, dan membantu agar bisa tidur dengan efeknya yang cepat, namun, ini hanya solusi sementara, tidak mengatasi sampai ke akar-akarnya, sementara penggunaan jangka panjang mengandung risiko kecanduan dan menjadi ketergantungan pada obat.

Jika ada penderita yang mengatakan bahwa sekarang makin banyak konsumsi pil tidur, karena obat penenang tidak efektif, maka sebaiknya pertimbangkan mungkin pil tidur itu sudah menjadi ketergantungan Anda. Dihimbau, selain obat, sebaiknya bisa secara bersamaan dipadukan dengan perawatan psikologis yang sesuai, untuk mengubah tekanan mental dan belajar teknik relaksasi- relaksasi yang sistematis pada bagian tubuh, Cognitive behavioral therapy-membantu pasien mengenali pikiran yang berkontribusi pada kecemasan. Cara ini biasanya membutuhkan waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Energy psychology – memanfaatkan energy dalam tubuh dengan cara menstimulasi pada titik-titik meridian tubuh untuk memperbaiki aliran energi tubuh. Cara ini merupakan cara yang efektif dan cepat untuk mengatasi tidak hanya kecemasan, tapi juga masalah emosional lainnya dalam hitungan jam atau hari. (Epochtimes/Jhn/Yant)

Share

Video Popular