Erabaru.net. Meskipun soft power-nya telah banyak terlihat melalui manifestasi, baik itu ilmu kedokteran kuno Ayurveda untuk menyembuhkan berbagai penyakit, masakan kari, Bollywood, teknologi informasi, dan lainnya, India tampaknya telah meninggalkan dampak yang kuat dan terus berlangsung dalam kehidupan sehari-hari kita melalui yoga yang saat ini telah tersebar di mana-mana di sebagian besar dunia.

Meskipun sebagian besar dari penduduk India masih hidup dalam kemiskinan dan bahkan tidak memiliki akses ke sanitasi dasar, yang menyebabkan kemarahan dan ketidakpercayaan di wilayah itu, namun India telah membangun alas soft power bagi dirinya sendiri.

Kekuatan penyembuhannya  jauh lebih dihargai di hari ini oleh para ahli medis yang menghargai atribut “keseimbangan pikiran dan tubuh yang sehat”.

Tak heran jika kemudian seluruh anggota PBB merayakan 21 Juni setiap tahun sebagai Hari Yoga Internasional. Misi permanen India untuk PBB, ialah dalam hubungannya dengan Departemen Informasi Publik PBB, yang menyelenggarakan perayaan Hari Yoga Internasional 2016 pada 21 Juni tahun ini di Sekretariat Lingkaran PBB di tengah suasana pertemuan akbar internasional.

Hari Yoga Internasional telah dilembagakan di PBB melalui Resolusi Majelis Umum yang disahkan pada Desember 2014, menunjuk 21 Juni setiap tahun sebagai Hari Yoga Internasional untuk ditaati oleh PBB.

Ide mendeklarasikan Hari Yoga Internasional di PBB secara resmi diusulkan oleh Perdana Menteri India, Narendra Modi dalam Majelis Umum ke-69 pada 27 September 2014 silam. Modi menunjukkan bahwa 21 Juni merupakan salah satu dari dua solstis, yang menandai hari terpanjang di belahan Bumi utara, yang memiliki makna khusus di banyak bagian dunia, dan bisa dipertimbangkan untuk diadopsi sebagai Hari Yoga Internasional oleh PBB setiap tahun. Perdana Menteri India mengamati bahwa yoga mewujudkan “kesatuan pikiran dan tubuh; pikiran dan tindakan; menahan diri dan pemenuhan; keharmonisan antara manusia dan alam; pendekatan holistik untuk kesehatan dan kesejahteraan”.

Presiden Majelis Umum, Morgens Lykketoft, tamu utama pada acara PBB tersebut, tergerak oleh fenomena tersebut dan menggambarkannya sebagai “hadiah yang unik” dari India kepada dunia untuk berlatih dan memperoleh manfaat. Perayaan yang dipimpin oleh Sadhguru Jaggi Vasudev, tokoh spiritual India terkenal dan pendukung yoga, menjelaskan prinsip-prinsipnya kepada banyak orang di PBB.

Seorang juru bicara dari misi permanen India ke PBB mengklaim dalam sebuah percakapan pribadi dengan penulis bahwa peserta lebih dari 100 negara telah terdaftar untuk acara tersebut.

Namun ada juga banyak kegiatan yoga yang terjadi di luar pagar dari “gedung kaca,” julukan markas besar PBB. Di antaranya ialah Amerika Serikat yang telah dilanda demam yoga yang diikuti oleh ribuan orang di New York Times Square. Kerumunan besar praktisi dalam balutan pakaian yoga dan alas kasur, duduk di ruang terbuka yang tersedia bagi mereka di Times Square untuk menunjukkan dedikasi mereka kepada yoga. (Epochtimes/Manik Mehta/Osc/Yant)

Share
Tag: Kategori: MISTERI SERBA SERBI

Video Popular