Erabaru.net. Fungsi utama ginjal adalah menyaring darah sehingga menghasilkan urine. Di dalam urine terdapat zat sisa yang harus dikeluarkan dari dalam tubuh.

Selain itu, ginjal juga berfungsi sebagai organ homeostasis, artinya organ yang berfungsi menjaga keseimbangan berlangsungnya proses fisiologi dalam tubuh.

Sebagai contoh dengan cara mempertahankan tekanan osmosis cairan ekstraselular dan mempertahankan keseimbangan asam dan basa.

Karena itu urine dapat menentukan apakah ginjal itu sehat atau tidak.

Waspadalah jika Anda mencium bau urine Anda tak sedap, kemungkinan ada masalah pada ginjal Anda.

Urine kita terbentuk dari 95%-99% air dan metabolit lain (misalnya asam urat dan sebagainya), aroma urine erat kaitannya dengan kondisi patologis tubuh, yang dapat mencerminkan kondisi kesehatan.

Dalam ilmu kedokteran Tibet ada yang dikenal sebagai pemeriksaan urine, yang digunakan untuk menentukan gejala penyakit melalui aroma urine.

Misalnya aroma urine sangat tajam, ini mencerminkan gejala demam (badan panas, haus, lidah merah, susah BAB, gelisah).

Sementara jika sekresi empedu tidak normal juga dapat dicerminkan melalui urine.

Oleh karena itu, saat buang air seni sehari-hari, dhimbau sebaiknya ekstra hati-hati apabila menemukan kelainan.

Aroma urine umumnya yang disertai dengan sedikit bau itu adalah hal yang normal.

Jika mengonsumsi makanan yang beraroma tajam, misalnya bawang putih, merah atau obat-obatan lain, maka kemungkinannya juga akan muncul aroma yang khas, dan ini dianggap normal.

Ketika terjadi kelainan atau ketidakwajaran pada aroma urine dan berlangsung beberapa hari, namun, masih tercium aroma urine yang tidak biasa, itu artinya tubuh Anda telah mengeluarkan peringatan.

Sebaiknya segera periksakan diri di rumah sakit, jangan sampai penanganan tertunda.

Perbedaan warna dan bau urine bisa dipengaruhi berbagai faktor mulai dari hal-hal biasa, seperti makanan dan obat, sampai hal-hal luar biasa seperti infeksi atau kanker.

Contohnya, urine berwarna kemerahan wajib diwaspadai.

“Jika ada darah dalam urine, meski hanya sekali, segera temui dokter. Bisa saja itu bukan pertanda apa-apa, tapi bisa jadi itu adalah indikasi awal batu ginjal atau bahkan kanker,” jelas kata Marshall Stoller, profesor urologi dari University of California, San Francisco.

Berikut beberapa jenis aroma urine :

1. Bau busuk

Jika terjadi infeksi pada saluran kemih, urine akan menjadi keruh, menimbulkan bau yang memualkan (seperti ikan busuk).

Jika urine berbau tinja, kemungkinan menderita fistula kandung kemih. Oleh karena infeksi berulang dari sistem saluran kemih, maka kotoran tinja di dalam usus akan menyusup ke kandung kemih melalui saluran fistula, sehingga air seni kerap diserati dengan bau aroma tinja.

Jika terjadi seperti gejala di atas, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.

2. Bau amonia

Adanya bau amonia pada urine (seperti bau yang tajam menyengat), maka 90% kemungkinan sinyal dari infeksi bakteri, misalnya cystitis akut (inflamasi atau peradangan pada kandung kemih) atau retensi urine kronis (tertahannya urine di dalam kandung kemih, dapat terjadi secara akut maupun kronis).

3. Bau seperti belerang

Munculnya bau urine seperti belerang, kemungkinan terlalu banyak makan asparagus.

Methyl mercaptan yang mengandung belerang pada asparagus, adalah produk dari pasca metabolisme protein khusus, yang akan memicu aroma ini pada urine.

Tapi akan hilang setelah proses pencernaan, namun, apabila berlangsung selama lebih dari dua hari berturut-turut, bau urine tetap menyengat seperti belerang, dihimbau sebaiknya lakukan pemeriksaan di rumah sakit.

4. Bau buah (aroma manis)

Jika urine memancarkan aroma manis, mungkin terinfeksi bakteri ketoasidosis, ketika tubuh berusaha mengeluarkan glukosa, zat asam yang dikenal sebagai keton dalam darah akan memancarkan aroma manis ini.

Situasi ini lebih sering terjadi pada asidosis diabetik, tergolong sejenis diabetes, bahkan dari mulut penderita akan menghembuskan aroma seperti apel busuk.

5. Seperti sirup maple

Urine yang baunya manis seperti sirup maple merupakan indikasi penyakit “maple syrup urine”, adalah penyakit yang diturunkan, terjadi karena ketidakmampuan tubuh mencerna asam amino tertentu. Urine yang dikeluarkan disertai dengan aroma seperti sirup maple.

Pada umumnya, makin cerah warna urine Anda, maka makin sehat diri Anda. Makin pekat warna urine Anda, makin buruk kesehatan Anda. (Epochtimes/Jhn/Yant/rp)

Share

Video Popular