Makan sebuah apel sehari akan menjauhkan Anda dari dokter. Mengonsumsi vitamin D dengan dosis yang tepat juga akan menyehatkan Anda,  terutama untuk kesehatan jantung Anda.

Untuk pertama kalinya, penelitian baru-baru ini membuktikan mengonsumsi vitamin D3 setiap hari akan meningkatkan fungsi jantung pada penderita gagal jantung kronis. Temuan ini membuka jalan yang berbeda dalam mengobati penderita gagal jantung.

Kadar vitamin D3 tergantung pada paparan terhadap sinar Matahari, yang di mana paparan tersebut dapat menurun sepanjang tahun. Penderita gagal jantung biasanya sudah berusia lanjut dan jarang berjemur sinar Matahari. Orang yang berusia lanjut juga kurang memproduksi vitamin D3 karena kurangnya paparan terhadap sinar Matahari dibandingkan dengan orang yang berusia lebih muda. Produksi vitamin D3 di dalam kulit juga menurun akibat penggunaan tabir surya.

Vitamin D juga mempunyai efek memperkuat tulang dengan cara meningkatkan penyimpanan kalsium di dalam tulang rangka, yang mempengaruhi banyak sistem lainnya, termasuk kontraksi otot, fungsi kekebalan tubuh, dan pengeluaran insulin, yang semuanya ini mengalami kelainan pada penderita gagal jantung.

Hampir semua penderita gagal jantung yang diteliti Universitas Leed, Inggris mengalami kekurangan vitamin D. Semakin menderita kekurangan vitamin D, maka akan semakin lemah jantungnya.

Memperbaiki kerusakan jantung

Gagal jantung kronis disebabkan oleh menurunnya fungsi pompa jantung. Gagal jantung kronis diderita oleh 900.000 orang di Inggris. Gagal jantung kronis dapat terjadi pada semua usia, tetapi paling sering terjadi pada orang yang lebih tua, di mana lebih dari setengah penderita gagal jantung di dunia berusia lebih dari 75 tahun.

Penyebab gagal jantung yang paling sering adalah kerusakan otot jantung yang menyertai serangan jantung, di samping itu tekanan darah yang tinggi, masalah pada katup jantung dan infeksi juga menyebabkan gagal jantung. Kelemahan jantung ditandai oleh gejala nafas yang pendek dan lemah.

Walaupun sudah mendapatkan terapi yang terbaik, termasuk obat tablet dan pada beberapa penderita dipasang alat pacu jantung, banyak penderita gagal jantung memiliki gejala yang menetap dan otot jantung yang tetap lemah.

Penelitian kami yang didanai oleh Medical Research Council, melibatkan lebih dari 160 penderita dari Leeds yang sudah diterapi gagal jantungnya dengan mengunakan obat penghambat-beta, obat penghambat-ACE dan alat pacu jantung. Peserta penelitian disuruh untuk mengonsumsi tablet vitamin D3 atau plasebo selama satu tahun. Penderita yang mengonsumsi tablet vitamin D mengalami perbaikan fungsi jantung yang tidak terjadi pada penderita yang mengonsumsi tablet plasebo.

Perubahan fungsi jantung diukur dengan menggunakan ultrasound jantung, yang disebut echocardiogram, untuk mengukur berapa banyak darah yang dipompa dari jantung setiap denyut jantung, yang disebut fraksi ejeksi.

Fraksi ejeksi orang normal biasanya antara 60% sampai 70%. Pada penderita gagal jantung, fraksi ejeksi biasanya lebih rendah, yaitu sekitar 26%. Pada 80 penderita gagal jantung yang mengonsumsi tablet vitamin D3, fungsi pompa jantung membaik dari 26% menjadi 34%. Pada penderita yang mengonsumsi tablet plasebo tidak mengalami perbaikan fungsi jantung.

Kesehatan jantung

Hal ini berarti pada beberapa penderita penyakit jantung yang mengonsumsi vitamin D3 secara teratur akan mengurangi ketergantungannya terhadap implantable cardioverter defibrillator (ICD), suatu alat untuk mendeteksi irama jantung yang tidak teratur yang berbahaya dan dapat mengejutkan jantung untuk pulih ke irama normal.

Biaya untuk melakukan ICD adalah mahal dan memerlukan operasi, sehingga kami menghindari dilakukannya penanaman ICD pada beberapa penderita.

Dalam penelitian, kami menghindari pemakaian obat yang mengandung kalsium, karena kalsium dapat memperparah penderita gagal jantung. (Epochtimes/Klaus Witte/Vivi/Yant)

Klaus Witte, seorang dosen senior bagian Kardiologi di Universitas Leeds, Inggris.

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular