NASA merilis serangkaian foto beresolusi tinggi yang pertama berupa aurora di Kutub Selatan dan Kutub Utara Jupiter. Foto-foto ini untuk pertama kalinya diambil dalam jarak terdekat saat wahana antariksa Juno mendekati Jupiter, sekaligus merupakan citra Jupiter yang paling jelas dalam sejarah umat manusia. Diantaranya adalah aurora di Kutub Selatan tampak sangat menakjubkan dan warna biru yang sangat kental di Kutub Utara.

Pada 27 Agustus lalu, wahana antariksa Juno mulai mendekati ruang lingkup Jupiter dalam jarak 4200 km, dan mengambil sejumlah foto beresolusi tinggi menggunakan instrumen JunoCam ketika wahana antariksa nir awak tersebut berada di atas kutub selatan Jupiter, termasuk citra yang direkam kamera inframerah. Setelah itu, Juno mengirim kembali foto-foto yang menakjubkan itu ke Bumi.

Foto yang dirilis NASA baru-baru ini adalah pemandangan berupa aurora di Kutub Selatan dan Utara Jupiter yang direkam wahana antariksa Juno.

“Ini adalah pemandangan menakjubkan yang belum pernah kita saksikan sebelumnya atau pemandangan yang tak terbayangkan oleh kita selama ini,” kata ilmuwan Scott Bolton dari Southwest Research Institute, San Antonio, sekaligus peneliti utama misi wahana Juno, demikian dilansir dari laman Agence France-Presse-AFP.

Foto-foto Jupiter ini diambil dengan JunoCam.

“Dalam foto infrared Kutub Selatan dan Utara Jupiter yang dikirim kembali ke Bumi oleh wahana antriksa Juno, kami temukan daerah panas dan hangat (warm and hot spot) yang belum pernah kami saksikan sebelumnya,” kata Alberto Adriani, investigator dari Institute of Astrophysics dan Antariksa Planetologi di Roma, Italia.

Aurora Kutub Utara Jupiter tak ada duanya di tata surya. (NASA)
Aurora Kutub Utara Jupiter tak ada duanya di tata surya. (NASA)

Misi Juno diselesaikan oleh 9 instrumen yang terpasang di wahana tersebut. Sementara itu, Alberto Adriani adalah salah satu peneliti instrumen Jovian Infrared Auroral MapperJIRAM, instrumen ini dapat menangkap cahaya yang dipancarkan ion hidrogen aktif di daerah kutub, dan untuk kali pertamanya ilmuwan menyaksikan aurora di Kutub Selatan Jupiter melalui instrumen ini.

Menurut penuturan Alberto Adriani, pemandangan pertama infrared kutub utara dan selatan jupiter memerlihatkan bintik hangat dan panas yang belum pernah dilihat sebelumnya.

“Dan saat kita tahu bahwa gambar infrared pertama kutub selatan Jupiter bisa menampakkan aurora selatan planet, kita kagum saat melihatnya pertama kali itu terlihat,” katanya.

Sementara itu, kepala peneliti Juno dari Soutwest Research Institute di San Antonio, Scott Bolton mengatakan, “itu terlihat lebih biru daripada bagian planet yang lain, dan disana ada banyak badai.”

Wahana antariksa Juno masih akan melakukan 36 kali penerbangan dalam jarak dekat seperti ini dan misi pemotretan untuk mengeksplorasi Jupiter lebih jauh.

Pengamatan dan penelitian Juno akan membantu para astronom agar lebih memahami komposisi dan struktur Jupiter, termasuk meneliti apakah inti dari planet raksasa gas ini terdiri dari unsur-unsur berat atau yang lainnya. Nantinya, penelitian ini akan dapat menjelaskan bagaimana pembentukan Jupiter, Tata Surya dan sistem planet pada umumnya. (Epochtimes/joni/rmat)

Share

Video Popular