Banyak orang menghabiskan hidupnya untuk menunggu menjadi bahagia. Anda mungkin berpikir, “Andaikan saya punya lebih banyak uang,” atau “Andaikan saya dapat menurunkan berat badan.”

11. Jangan bandingkan diri Anda dengan orang lain

Hidup Anda adalah unik, sehingga tidak layak mengukur diri Anda sendiri dengan cara membandingkan dengan orang lain di sekitar Anda. Bahkan bila Anda merasa lebih baik daripada rekan-rekan Anda, hal ini akan merugikan kebahagiaan Anda, karena Anda memupuk perasaan menghakimi dan rasa superioritas yang tidak sehat. Ukur keberhasilan Anda berdasarkan kemajuan yang Anda lakukan, bukan kemajuan yang diraih orang lain.

12. Kelilingi diri Anda dengan orang yang berpikiran positif

Ada ungkapan “Orang yang tidak bahagia menginginkan orang lain juga tidak bahagia” adalah sepenuhnya benar. Itulah sebabnya mengapa Anda perlu memilih teman-teman yang optimis dan merasa bahagia, karena Anda akan dikelilingi dengan energi positif.

13. Sadarilah bahwa Anda tidak perlu persetujuan orang lain

Adalah penting untuk mengikuti impian dan keinginan Anda sendiri tanpa dihalangi oleh siapapun. Boleh-boleh saja Anda menanyakan pendapat orang lain, tetapi orang yang bahagia tetap setia pada kata hatinya sendiri dan tidak terjebak untuk meminta persetujuan orang lain.

14. Luangkan waktu untuk menjadi pendengar yang baik

Mendengarkan orang lain akan membantu Anda memahami kebijaksanaan orang lain dan pada waktu yang bersamaan memungkinkan Anda untuk menenangkan pikiran Anda sendiri. Menjadi pendengar yang baik akan mengisi pengetahuan Anda sehingga Anda mempunyai pandangan dari sudut yang berbeda.

15. Pupuk hubungan sosial

Hubungan sosial yang positif adalah kunci kebahagiaan, jadi pastikan Anda mempunyai waktu untuk mengunjungi teman-teman, keluarga dan orang yang bermakna untuk Anda.

16. Meditasi

Meditasi membantu menjaga pikiran tetap terfokus, menenangkan saraf-saraf di dalam tubuh dan mendukung kedamaian batin. Penelitian menunjukkan bahwa meditasi dapat menyebabkan perubahan fisik di dalam otak Anda yang membuat Anda bahagia.

17. Makan makanan yang tepat

Apa yang Anda makan akan langsung berdampak pada suasana hati dan energi Anda dalam jangka waktu pendek maupun panjang. Makan makanan yang tepat dapat meningkatkan stamina tubuh dan otak dalam memusatkan perhatian, berbahagia, sedangkan makan makanan olahan seperti junk food (makanan yang kurang mengandung nutrisi tetapi mengandung kadar lemak yang tinggi) akan menyebabkan Anda berpikir secara lamban dan rentan terhadap penyakit kronis.

18. Latihan fisik

Latihan fisik meningkatkan kadar kimia otak yang berguna untuk meningkatkan kesehatan seperti serotonin, dopamin, dan norepinefrin, yang berfungsi sebagai penyangga beberapa efek dari stres dan juga meringankan beberapa gejala depresi. Daripada memandang latihan fisik sebagai sarana medis untuk menurunkan berat badan, mencegah penyakit, dan lebih panjang umur— semua manfaat yang akan didapat di masa depan — maka cobalah memandang latihan fisik sebagai sarana sehari-hari untuk meningkatkan kerangka berpikir Anda dengan segera, mengurangi stres dan merasa lebih bahagia.

19. Tinggal dalam ruangan yang rapi

Lingkungan yang berantakan akan mengisap energi Anda secara langsung dan menggantinya dengan perasaan kacau. Lingkungan yang berantakan seringkali belum diakui sebagai sumber stres yang mengakibatkan perasaan cemas, frustrasi, bingung dan bahkan rasa bersalah, sehingga mengacaukan suasana di rumah dan kantor Anda. Maka lakukan pembersihan dengan cara membuang kertas-kertas yang sudah tidak terpakai, pernak pernik dan “sampah” lainnya yang memakan ruang di lingkungan fisik dan pikiran Anda.

20. Jujur

Setiap kali Anda berbohong, maka stres Anda cenderung meningkat dan harga diri Anda akan berkurang. Lagipula, jika orang lain mengetahui Anda adalah seorang pembohong maka hal ini akan merusak hubungan pribadi dan profesional Anda. Mengatakan yang sebenarnya juga akan meningkatkan kesehatan mental Anda dan memungkinkan orang lain untuk membangun kepercayaan terhadap Anda.

21. Membangun kendali pribadi

Hindari membiarkan orang lain mendikte cara hidup Anda. Malahan, Anda harus membangun kendali pribadi dalam hidup Anda yang memungkinkan Anda untuk mencapai tujuan, impian dan kepuasan diri Anda.

22. Menerima apa tidak dapat berubah

Segala sesuatu dalam hidup Anda tidak akan sempurna dan berlangsung secara baik-baik saja. Orang yang bahagia belajar untuk menerima ketidakadilan dan kemunduran dalam hidupnya karena menyadari bahwa ia tidak dapat mengubah keadaan tersebut, dan tidak akan menggunakan energinya untuk mengubah keadaan tersebut supaya dapat ia kendalikan menjadi lebih baik.(Epochtimes/Vivi/Yant)

Share

Video Popular