GARUT – Pencarian dan penyelamatan korban banjir bandang di Kabupaten Garut, Jawa Barat masih terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan.  Laporan resmi dari Posko Tanggap Darurat Banjir Bandang Kab Garut dilaporkan bahwa 14 orang tewas dan 8 orang masih dalam pencarian.

Saat ini sekitar 1.000 jiwa diungsikan di Korem 062 Tarumanegara, Kodim 0611 Garut, dan beberapa pos pengungsian lain. Banjir bandang ini juga mengakibatkan RSUD Garut menjadi korban.

Identitas korban jiwa tewas yang dilaporkan oleh BPBD Kab Garut:

  1. Bp H Nawawi (65) alamt asrama Lapang Paris.
  2. Ibu Iis (35) alamat asrama Lapang Paris.
  3. Irsyad Dwi Maulana (8) anak dari ibu iis.
    4. Bayi laki laki a.n Rezal (8).
    5. Bp Oom ( 70) alamat belum diketahui.
    6. Ahmat solihin (4) kp bojong sidika Ds haurpanggung kec tarogong kidul.
    Ahmat solihin ( 4) kp bojong sidika Ds haurpanggung kec tarogong kidul
    7.  Ny Siti (P) (25) alamat cimacam
    8. Ny X Alamat Belum diketahui.
    9. Ny siti (P) (25) alamat Cimacan sudah ada keluarga.
    10. Ny santi (P) 38 tahun alamat Lapang Paris Kel. Sukakarya  Kec. Tarkid sdh ada keluarga.
    11. Ny x (  P) (70) alamat belum diketahui.
    12. Ny Repina ( P ) 7 Thn Lapang Paris Kel. Sukakarya Kec. Tarkid sudah ada keluarga.
    13. Tn Jana (L) 35 Thn Bojong larang.
    Diketemukan di wilayah Koramil Banyuresmi :
    14. Tn ( L ) 35 tahun.
    15. Tn ( L ) 40 tahun
    16. Tn ( P ) 5 tahun.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas, BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir bandang menerjang daerah Bayongbong, Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Banyuresmi, Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Rabu (21/9/2016) pukul 01.00 WIB.

Banjir bandang di garut sebagai akibat meluapnya Sungai Cimanuk dan Sungai Cikamuri secara cepat menyebabkan banjir bandang hingga ketinggian 1,5 – 2 meter. Masyarakat diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan dari ancaman banjir dan longsor. Hujan akan terus meningkat hingga puncaknya Januari 2017 mendatang. (asr)

 

 

Share

Video Popular