Makanan apa yang bisa menyebabkan pubertas dini ?

1. Daging unggas, belut sawah, udang, terutama leher unggas ;

Unggas yang tersedia di pasar, budidaya ikan atau udang saat ini, sebagian besar dikembangbiakkan dengan kandungan mempercepat pertumbuhan hewan ini.  Bahan-bahan yang digunakan untuk mempercepat proses pertumbuhan daging unggas terutama terkonsentrasi pada kelenjar di bagian leher dan kepala unggas.

Oleh karena itu, dengan mengonsumsi leher bebek, angsa domestik dan unggas sejenisnya akan berisiko mengalami pubertas dini.

2. Buah-buahan dan sayuran yang tidak sesuai dengan musimnya ;

Buah strowberi, anggur, semangka, tomat dan sebagainya di musim dingin, dan buah pir, apel, jeruk dan persik yang telah dipasarkan sebelum musimnya, hampir semuanya itu dimatangkan dengan bantuan bahan kimia pematangan cepat, jadi sebaiknya pastikan jangan sampai dikonsumsi anak-anak usia dini.

Buah-buahan yang terlalu cerah/segar (sedap dipandang) itu acapkali telah disuntik dengan bahan pematangan cepat, jadi sebaiknya dihindari.

Buah leci yang tampak segar dan makanan-makanan lain, dimana karena pada makanan (buah/sayuran) itu sendiri mengandung zat tertentu yang mirip dengan estrogen manusia, jadi tidak tertutup kemungkinan juga akan memicu pubertas prekoks (pubertas dini).

3. Makanan suplemen yang dapat digunakan sebagai jamu/obat ;

Termasuk Cordyceps sinensis (jamur ulat), ginseng, lengkeng kering, leci kering, astragalus dan sebagainya. Menurut kedokteran Tiongkok, bahwa jenis makanan (suplemen) yang lebih bergizi, akan semakin rentan mengubah lingkungan endokrin normal anak-anak, sehingga ketidakseimbangan pada pertumbuhan fisik dan mentalnya.

Makanan (suplemen) lainnya seperti : ulat pupa bubuk, embrio ayam, plasenta, madu, royal jelly, kolostrum, makanan suplemen bergizi dari serbuk sari acapakali mengandung hormon seks yang relatif tinggi, dan ini juga menjadi penyebab umum dari pubertas prekoks.

Share

Video Popular