Seorang Ibu Menjalani Transplantasi Ginjal Setelah Seorang Mantan Napi Mendonorkan Ginjalnya untuk Menebus Kesalahannya

Wesley Joyce menjalani hukuman penjara pada tahun 2005, saat berusia 24 tahun (Foto: SWNS)

Sally-Anne menjalani perawatan dialisis tiga kali seminggu dan menggambarkan dirinya sebagai “seseorang yang hampir mati” saat mengajukan permohonan untuk mendapatkan donor pada bulan Januari.

Ketika menjelaskan keputusannya untuk membantu Grainger, Joyce, ayah dari empat orang anak dari Worcester ini, mengatakan: “Saya melihat ceritanya dan itu membuat saya sedikit terharu.”

“Saya melihat anak-anaknya dan saya tidak dapat membayangkan ibu anak-anak saya tidak berada di sana untuk mereka.”

“Saya berpikir: ‘Saya perlu mengubah hidup saya sedikit’, karena saya belum menjadi anak yang baik sepanjang hidup saya, saya telah melakukan hal-hal baik dan hal-hal buruk, tapi saya pikir, mari kita lakukan yang baik mulai sekarang.”

“Ini tempat yang baik untuk memulai, ayo selamatkan nyawa seseorang.”

Seorang mantan prajurit, Wesley telah mengubah hidupnya (Foto: SWNS)

Keduanya sekarang berteman dekat, dengan Sally-Anne Grainger memberi Joyce julukan yaitu Wes Almighty, seperti di dalam film Jim Carrey Bruce Almighty, yang berkisah tentang manusia biasa yang menjadi Tuhan.

Sally-Anne berkata: “Saya melihat masa depan untuk melakukan hal-hal yang orang lain anggap biasa – melihat pesta dansa putri saya dan kembali berkuda.”

Yayasan University Hospitals Birmingham NHS mengatakan bahwa pihaknya senang transplantasi akan berjalan lancar namun mengatakan bahwa pihaknya “akan sangat menolak penggunaan media atau media sosial untuk meminta donor”.

Sebaliknya, pihak yayasan juga mendesak masyarakat untuk mendaftar ke Register Donor Organ.(iin/yant)

Sumber: mirror.co.uk