Pola Pikir yang Tidak Sama : Bagaimana Sikap Suami dan Istri Terhadap Pembantu yang Melakukan Kesalahan

“ Ketika itu, suami saya langsung menggendong Masa dan dibawa ke toilet untuk menyiramkan air dingin ke tangannya, namun, tak lama kemudian tangan Masa pun mulai melepuh. ” Kata ibu Masa.

Ibu Masa menceritakan bahwa pembantu barunya itu merasa sangat bersalah pasca kejadian itu.

Namun, tidak peduli bagaimana pun pembantunya meminta maaf, sang ibu masih sangat marah.

“Saya tidak berkata apa-apa padanya, pikiran saya kalut, marah, kesal, benci semuanya memenuhi kepala (pikiran) saya.

“Sementara itu, sikap suami saya dan saudara-saudaranya justru membuat saya semakin marah. Saya tahu mereka hanya bermaksud mengalihkan perhatian Masa untuk meminimalisir rasa sakitnya, tapi saya tetap saja tidak dapat menahan amarah saya.”

“Dalam perjalanan pulang, saya diam saja”

”Ini kecelakaan yang tidak disengaja,”kata suamiku berusaha menghibur.

Tapi saya tidak menanggapinya.

Di rumah sakit, perasaanku hancur rasanya ketika mendengar raungan tangisan Masa dan amarah saya pun terus berkecamuk, karena kelalaian pembantu, sehingga anak saya harus menanggung rasa sakit yang tidak perlu.

Suaminya mencoba memberinya sudut pandang yang berbeda, sehingga membuat istrinya yang awalnya marah-marah merenung kembali apakah tepat kalau pemikirannya seperti itu.