Saturday, November 27, 2021
No menu items!
HomeSTORYCERITA KEHIDUPANSetelah Kematian Suaminya, Ibu Rumah Tangga Ini Berubah Menjadi Wanita yang Kuat

Setelah Kematian Suaminya, Ibu Rumah Tangga Ini Berubah Menjadi Wanita yang Kuat

Erabaru.net. Yulon Grup, adalah prudusen mobil terbesar di Taiwan milik keluarga Yulon Yan. Nenek moyangnya telah berkecimpung dalam dunia bisnis dari generasi ke generasi. Kenneth Yen adalah satu-satunya anak dalam keluarga tersebut. Namun dia Meninggal karena kanker esofagus pada tahun 2018. Oleh karena itu, kematian Yan kaitai juga menimbulkan kehebohan, semua orang tampak tidak percaya akan kematian penerus tersebut.

Kenneth Yen (Yan Kaitai) lahir di Taipei pada tahun 1965. Di mata semua orang, dia berasal dari latar belakang yang baik dan merupakan satu-satunya anak laki-laki di keluarganya.

Dia lulus dari sekolah bergengsi di luar negeri. Saat dia pulang ke Taiwan, dunia luar pernah menganggapnya sebagai sosok penting untuk memimpin Yulon kembali bangkit.

Setelah kematian Kenneth Yen, grup besar itu dengan aset lebih dari Rp 200 triliun diambil alih oleh istrinya, Lilian Chen. Dunia luar ingin tahu tentang bagaimana wanita yang merupakan mantan pemain bola basket dan telah bersembunyi di belakang Kenneth Yen selama beberapa waktu. Dalam waktu yang lama, menjadi ibu rumah tangga, untuk mengelola aset yang besar itu.

Lilian Chen dan Kenneth Yen menikah pada tahun 1991 dan mereka menikah selama 27 tahun. Namun, setelah keduanya menikah selama lebih dari 10 tahun, mereka belum berhasil memiliki anak, meskipun ada rumor yang menyebutkan bahwa Lilian Chen telah menjalni pengobatan Tiongkok dan Barat serta mencoba berbagai pengobatan agar dapat memiliki anak.

Saat itu, Lilian Chen yang baru saja mengambil alih sebagai pimpinan grup, untuk meredakan kegelisahan karyawan karena kepergian Yan Kaitai, dengan menahan kesedihan dan tekanan di dalam hatinya dia mengirimkan surat kepada setiap orang.

Pada karyawan di tengah malam, dia mengatakan,: ” Yen selalu ingin bekerja keras dengan semua orang dan tidak pernah menyerah pengobatan, tetapi dia masih tidak berhasil dan itu membuat saya sangat tidak nyaman. Selain menjadi seorang bos yang baik, dia juga ayah yang baik, dan dia berusaha keras untuk kesejahteraan karyawannya. Saya akan terus mewujudkan mimpinya untuk memimpin grup. Silakan bergabung dengan saya dalam sorakan dan semangat! “.

Tidak hanya itu, ia juga menandatangani surat dengan nama “ Yen Lilian Chen”, membubuhkan nam belakang suaminya pada suratnya. Selain mengingatkan kepada suaminya, ia juga melambangkan bahwa Kenneth Yen, penyokong terbesar di masa lalu, selalu bersama pihaknya, yang memberikan banyak ketenangan pikiran bagi banyak karyawan.

Di masa lalu, meskipun Lilian Chen telah mengatur urusan perusahaan dengan tertib, dia masih aktif meninjau dan menyesuaikan strategi bisnis perusahaan di masa lalu. Dia berkata dengan terus terang bahwa di musim dingin saat ini di pasar mobil, dia harus berbagi kesulitan dengan karyawannya, dan percaya bahwa hanya persatuan yang dapat menciptakan puncak karir baru.

Dalam 27 tahun pernikahannya dengan Kenneth Yen, Lilian Chen selalu berperan sebagai penolong internal yang baik. Selain mengasuh kedua anaknya, ia juga merawat kehidupan ibu mertuanya Wu Shunwen dengan cukup baik, agar Yan Kaitai bisa berkonsentrasi pada karirnya.

Dia ingin seumur hidup bersama suaminya, tapi sayang dia pergi saat usianya 54 tahun. Meski sangat disayangkan tidak bisa bersama hidup sampai kakek nenek, namun rasa sayangnya kepada Yan Kaitai akan selalu ada di dalam hatinya.

Selain secara intensif mendampingi Kenneth Yen untuk menghadiri acara-acara perusahaan dalam 10 tahun setelah ibu mertuanya meninggal dunia, nyatanya Lilian Chen telah menjadi direktur berbagai perusahaan di grup tersebut selama bertahun-tahun, dan frekuensi menghadiri Dewan direksi perusahaan tidak sedikit. Oleh karena itu rekan-rekannya di grup tidak terkejut untuk mengambil alih posisi kepala eksekutif.

Untuk menenenangkan karyawannya, dia langsung mengumumkan bahwa ia akan mengambil alih sebagai chief executive officer grup tersebut. Ia bahkan mengeluarkan surat terbuka kepada rekan-rekannya di waktu yang hampir bersamaan. Selain mengumumkan kematian Kenneth Yen, itu juga menyatakan “Misinya yang belum selesai, aku ingin memimpin semuanya. Selesaikan bersama, mari bersorak bersama.”

Di akhir suratnya, Lilian Chen juga mencantumkan nama belakang suaminya dan menandatangani dengan nama “Yen Lilian Chen”. Ini adalah pertama kalinya Lilian Chensecara terbuka memproklamirkan nama belakang suaminya selama bertahun-tahun.

Namun, seperti yang disebutkan dalam surat terbuka Lilian Chen kepada rekan-rekannya di grup, Yan Kaitai telah memikirkan tentang bagaimana membawa kehidupan yang stabil dan indah ke lebih dari 30.000 karyawan dan keluarga grup dan memperkuat daya saing setiap perusahaan.

Selain itu, dia telah berinvestasi lebih banyak untuk merek Luxjet-nya sendiri. Namun, dengan perubahan saat ini di lingkungan umum dan fakta bahwa Luxjet masih dalam tahap awal, inilah tantangannya.

Dan surat Lilian Chen menyatakan, “Misinya (Kenneth Yen) yang belum selesai, saya akan memimpin semua orang untuk menyelesaikannya, dan kami akan bekerja keras bersama.”

Hal ini juga mengingatkan pada ibu mertuanya Wu Shunwen memikul tanggung jawab untuk memimpin grup perusaa setelah kematian suaminya Yan Qingling. Situasi ibu mertua dan menantu perempuan ini hampir sama.

Setelah bertahun-tahun bekerja keras, Wu Shunwen akhirnya memenangkan gelar wanita besi industri otomotif Taiwan. Kontribusinya terhadap industri otomotif Taiwan juga telah diakui. Bagaimana Lilian Chen akan memimpin Yulon mencapai ketinggian baru di masa depan, saya percaya semua orang menunggu untuk melihat.

Entah apakah pemimpin baru ini bisa terus menulis mitos, sehingga Yulon bisa “mengubah kerugian menjadi keuntungan”.

Pasar otomotif saat ini sangat kompetitif dan lingkungan bisnis akan sangat sulit. Bisakah Lilian Chen yang mantan pemainbola basket mampu membawa bendera besar ini untuk majau? Saya percaya bahwa dunia luar juga memiliki banyak perhatian padanya, dan tidak dapat dihindari bahwa dia akan dibandingkan dengan ibu mertuanya. (lidya/yn)

Sumber: quwenshare

Video Rekomendasi:

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments