Sunday, November 28, 2021
No menu items!
HomeSTORYDONGENGKisah Bagaimana Bulan Bisa Menjadi Indah

Kisah Bagaimana Bulan Bisa Menjadi Indah

Erabaru.net. Bulan sangat indah dengan wajahnya yang bulat dan cerah yang bersinar dengan cahaya lembut di seluruh dunia manusia. Tapi pernah ada masanya dia tidak secantik dia sekarang.

6000 tahun yang lalu wajah Bulan berubah dalam satu malam. Sebelumnya, wajahnya terlihat gelap dan suram sehingga tidak ada yang suka melihatnya, dan karena alasan ini dia selalu sangat sedih.

Suatu hari dia mengeluh kepada bunga-bunga dan bintang-bintang.

Dia berkata,: “Saya tidak suka menjadi Bulan. Saya berharap saya menjadi bintang atau bunga. Jika saya adalah bintang, bahkan yang terkecil, orang akan melihat saya dari kejauhan walau kecil, tapi sayangnya tidak! Saya hanya Bulan dan tidak ada yang menyukai saya. Jika saya hanya bisa menjadi bunga dan tumbuh di taman di mana wanita bumi yang cantik datang, mereka akan menempatkan saya di rambut mereka dan memuji keharuman dan kecantikan saya. Atau, jika saya bahkan bisa tumbuh di hutan belantara di mana tidak ada yang bisa melihat, burung-burung pasti akan datang dan menyanyikan lagu-lagu manis untukku. Tapi aku hanya Bulan dan tidak ada yang menyukaiku.”

Bintang-bintang menjawab dan berkata, :”Kami tidak dapat membantumu. Kami lahir di sini dan kami tidak dapat meninggalkan tempat kami. Kami tidak pernah memiliki siapapun untuk membantu kami. Kami melakukan tugas kami, kami bekerja sepanjang hari dan berkelap-kelip di malam yang gelap. untuk membuat langit lebih indah.—Tapi hanya itu yang bisa kita lakukan.”

Kemudian bunga-bunga itu tersenyum manis dan berkata,: “Kami tidak tahu bagaimana kami dapat membantumu. Kami selalu hidup di satu tempat—di sebuah taman dekat gadis tercantik di seluruh dunia. dia senang membantu siapapun yang mengalami kesulitan, kami akan memberitahu dia tentangmu. Kami sangat mencintainya dan dia mencintai kami. Namanya Tseh-N’io.”

Tetap saja Bulan sedih. Jadi suatu malam dia pergi menemui gadis cantik Tseh-N’io. Dan ketika dia melihatnya, dia langsung mencintainya.

Bulan berkata,: “Wajahmu sangat cantik. Aku berharap kamu datang kepadaku, dan wajahku akan menjadi seperti wajahmu. Gerakanmu lembut dan penuh rahmat. Ikutlah denganku dan kita akan menjadi satu—dan sempurna. . Aku tahu bahwa bahkan orang-orang terburuk di seluruh dunia hanya dengan melihatmu, mereka akan langsung mencintaimu. Katakan padaku, bagaimana kamu bisa menjadi begitu cantik?”

“Saya selalu hidup dengan mereka yang lembut dan bahagia, dan saya percaya itulah alasan adanya keindahan dan kebaikan,” jawab Tseh-N’io.

Jadi Bulan pergi setiap malam untuk melihat gadis itu. Dia mengetuk jendelanya, dan dia datang. Dan ketika dia melihat betapa lembut dan cantiknya dia, cintanya tumbuh lebih kuat, dan dia berharap lebih dan lebih untuk selalu bersamanya.

Suatu hari Tseh-N’io berkata kepada ibunya: “Saya ingin pergi ke Bulan dan hidup selalu bersamanya. Maukah Anda mengizinkan saya pergi?”

Ibunya tidak terlalu memikirkan pertanyaan itu sehingga dia tidak menjawab, dan Tseh-N’io memberitahu teman-temannya bahwa dia akan menjadi pengantin Bulan.

Dalam beberapa hari dia pergi. Ibunya mencari ke mana-mana tetapi tidak menemukannya. Dan salah satu teman Tseh-N’io berkata : “Dia telah pergi bersama Bulan, karena Bulan telah memintanya berkali-kali.”

Setahun dan satu tahun berlalu dan Tseh-N’io, gadis bumi yang lembut dan cantik itu tidak kunjung kembali. Kemudian orang-orang berkata: “Dia telah pergi selamanya. Dia bersama Bulan.”

Wajah Bulan sangat cantik sekarang. Terlihat bahagia dan cerah dan memberikan cahaya lembut dan lembut ke seluruh dunia. Dan ada pula yang mengatakan bahwa Bulan sekarang seperti Tseh-N’io, yang pernah menjadi gadis tercantik di antara semua gadis bumi. (lidya/yn)

Sumber: americanliterature

Video Rekomendasi:

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments