Erabaru.net. Sejak 1975, pohon trembesi megah yang tumbuh di Pulau Oahu, Hawaii, telah menjadi simbol raksasa elektronik dan teknologi Hitachi, menjadikannya salah satu simbol perusahaan paling dicintai di Jepang.

Apa yang disebut “Pohon Hitachi” adalah salah satu dari beberapa pohon trembesi yang tumbuh di Taman Moanalua milik pribadi, yang pernah menjadi rumah masa kecil Raja Kamehameha IV, tetapi sejauh ini mendapat perhatian paling besar dari wisatawan, dengan anggota staf mengklaim bahwa sekitar 1.000 orang mengunjunginya setiap hari. Kebanyakan dari mereka adalah orang Jepang, dan ada penjelasan yang bagus untuk itu.

Pohon itu telah digunakan sebagai simbol oleh Hitachi Corporation selama hampir lima dekade, dan jutaan orang Jepang tumbuh dewasa dengan melihat mahkota indahnya di TV setiap hari dan menyenandungkan jinglenya sendiri yang menarik.

“Pohon Hitachi adalah simbol promosi utama Grup Hitachi,” situs web raksasa elektronik itu menyatakan. “Iklan TV pertama untuk Pohon Hitachi muncul pada tahun 1973 untuk mempromosikan Hitachi Group. Ini melambangkan semangat Grup untuk membawa seluruh kekuatannya ke berbagai bidang bisnis di Jepang untuk berkontribusi kepada masyarakat. Sejak itu, iklan Pohon Hitachi yang berfokus pada pasar domestik, terus berlanjut dalam berbagai bentuk, termasuk surat kabar dan majalah, di angkutan umum, di buku bergambar, dan melalui kompetisi fotografi bertema pohon.”

Jadi seberapa penting Pohon Hitachi bagi perusahaan yang dinamainya? pohon tersebut bisa dikatakan cukup penting bagi perusahaan Jepang karena mereka rela membayar lebih dari 45 juta yen (sekitar Rp 5,7 miliar) setahun untuk memastikan bahwa pohon tersebut dirawat dengan baik oleh pemilik Taman Moanalua.

Setidaknya itulah yang dibayarkan untuk pakta sepuluh tahun sebelumnya yang diperbarui pada 2017. Menurut beberapa sumber, jumlah itu cukup untuk menutupi dua pertiga dari biaya pemeliharaan tahunan untuk seluruh taman.

Pohon Hitachi berusia 130 tahun, tingginya 25 meter, dan memiliki mahkota kubah besar yang membentuk bayangan dengan diameter 40 meter. Itu dilindungi oleh undang-undang khusus, yang menurutnya hanya dapat ditebang dengan izin dari otoritas Honolulu. Tetapi mengingat jumlah uang yang didapat, pemiliknya pasti akan marah jika pohon itu ditebang.

Karena jangkauan Hitachi Corporation begitu besar di Jepang, pohon yang indah itu jauh lebih terkenal di sana daripada di Hawaii, atau di mana pun di dunia. Bus turis Jepang tiba di Taman Moanalua setiap hari, dengan tujuan khusus hanya untuk mengunjungi Pohon Hitachi tercinta. (lidya/yn)

Sumber: odditycentral

Share

Video Popular