Erabaru.net. Baru-baru ini, ada podcast yang menampilkan tentang Justin Wren. Dia adalah mantan petarung UFC yang menyerahkan segalanya untuk hidup bersama orang Pigmi di Kongo dan membantu mereka membangun sumur agar mereka mendapatkan air bersih.

Di podcast ini mereka berbicara tentang beberapa hal yang jauh berbeda di Kongo daripada di negara lainnya.

Salah satu hal yang benar-benar menarik perhatian adalah penggunaan semut tentara yang digunakan untuk menjahit luka, karena mereka tidak memiliki hal-hal seperti hansaplast dan kotak pertolongan pertama yang tersedia.

Jenis semut khusus ini disebut Dorylus. Mereka juga dikenal sebagai semut pengemudi, semut safari, atau siafu. Mereka pada dasarnya adalah semut tentara besar yang biasanya ditemukan di Afrika tengah dan timur, tetapi terkadang dapat ditemukan di Asia.

Karena rahang mereka yang kuat, mereka digunakan sebagai penjahit darurat, ketika tidak ada alternatif lain yang tersedia. Sering kali, desa-desa yang lebih kecil yang ditemukan di Kongo dan di sekitar Afrika akan menggunakannya karena bantuan jahitan luka tidak selalu tersedia.

Mereka akan memegang semut di bagian belakang tubuh mereka, meluruskan rahang mereka pada luka, kemudian semut tentara akan menggigit menggunakan rahangnya. Setelah rahang ‘menjahit’ kedua sisi luka, mereka akan mematahkan tubuh semut, hanya menyisakan kepala dan rahang. Ini menciptakan jahitan alami yang dapat digunakan di alam liar jika tidak ada persediaan lain yang dapat digunakan.

Jahitan itu sendiri sebenarnya dapat bertahan selama berhari-hari jika diperlukan, dan dapat diulang jika perlu untuk membantu penyembuhan.

Semut tentara kadang-kadang dapat ditemukan dalam jumlah banyak. Ketika persediaan makanan mereka hampir habis, mereka sering meninggalkan bukit tempat mereka berada dan membentuk kolom yang dapat menampung hingga 50.000.000 semut.

Hal ini dapat menyebabkan gangguan bagi sebagian warga, terutama yang tidak mampu bergerak atau ketika tiang-tiang melewati rumahnya. Mereka melakukan perjalanan dengan kecepatan 65 kaki per jam.

Sungguh menakjubkan bagaimana orang benar-benar dapat beradaptasi dengan lingkungan mereka saat dibutuhkan.

Sangat mengesankan bahwa penduduk desa di Afrika telah menemukan serangga kecil ini, yang dalam banyak kasus akan mengganggu, dan mengubahnya menjadi sesuatu yang benar-benar bermanfaat dan berguna.

Lihat video di bawah ini yang menunjukkan bagaimana semut tentara ini bekerja ! (lidya/yn)

Sumber: buzznicked

Share

Video Popular