oleh Liu Minghuan

Saat pemerintah komunis Tiongkok masih terus melakukan “tindakan tegas” terhadap industri keuangan Tiongkok, pada Senin (27 /9/2021) Kantor Administrasi Negara Radio dan Televisi komunis Tiongkok mengeluarkan pemberitahuan yang mewajibkan semua platform untuk menghentikan siaran iklan yang berhubungan dengan pinjaman kecantikan dan iklan sejenisnya

Yang disebut pinjaman kecantikan berarti bahwa konsumen membayar biaya untuk kecantikan medis dan atau bedah kosmetik melalui pengajuan pinjaman. Biaya semacam ini biasanya lebih mahal. Media ‘Central News Agency’ dalam laporannya menyebutkan bahwa sebelum dikeluarkannya pengumuman ini, otoritas pengatur keuangan komunis Tiongkok telah mengeluarkan peraturan yang berkaitan dengan iklan estetika medis.

Menurut pengumuman tersebut, bahwa pihak berwenang baru-baru ini menemukan adanya beberapa iklan pinjaman kecantikan yang menarik minat anak muda dengan bunga rendah atau bahkan tanpa bunga, mendorong konsumen untuk menerima konsumsi sebelum punya biaya, atau menerima konsumsi yang berbiaya tinggi (di luar batas kemampuan membiayai). Selain itu ada kecurigaan tentang propaganda palsu yang mengarah pada penipuan dan menyesatkan konsumen, yang tentunya dapat menyebabkan efek buruk.

Untuk alasan ini, Kantor Administrasi Negara Radio, Film dan Televisi komunis Tiongkok memutuskan untuk menghentikan siaran iklan yang berkaitan dengan pinjaman kecantikan, dan iklan-iklan serupa yang beredar di semua lembaga dan platform radio, televisi maupun audio-visual online sejak keputusan dikeluarkan.

Selain itu, Kantor Administrasi juga meminta agar semua daerah dan unit harus memverifikasi pembersihan tentang pinjaman kecantikan ini dan melaporkannya kembali sebelum 15 Oktober 2021.

Sebelumnya, pada 27 Agustus 2021, Kantor Administrasi Negara untuk Pengaturan Pasar komunis Tiongkok mengeluarkan draft berjudul ‘Pedoman untuk Penegakan Iklan Kecantikan Medis’ yang isinya menyatakan bahwa pihaknya akan fokus untuk menindak lanjuti berbagai fenomena iklan yang mengacaukan masyarakat yang dikeluarkan oleh industri kecantikan medis, termasuk mengasosiasikan penampilan buruk dengan sifat-sifat negatif, melarang adanya perjanjian yang menjamin keefektifan dan keamanan diagnosis dan pengobatan, melarang dilakukannya perbandingan antara hasil operasi dengan bentuk sebelumnya, tidak menggunakan juru bicara periklanan untuk membuat rekomendasi atau melakukan pembuktian kecantikan medis, dan larangan untuk mengedarkan iklan pemasarannya yang terselubung.

Mengenai hal dimana badan pengatur pasar komunis Tiongkok turun tangan membenahi industri kecantikan medis, Li Yanming, seorang komentator politik dan ahli urusan Tiongkok yang tinggal di Amerika Serikat mengatakan kepada media ‘Epoch Times’, bahwa ini sebenarnya adalah perpanjangan dari perselisihan internal dalam Partai Komunis Tiongkok.

Li Yanming mengatakan : “Industri kecantikan medis berada di bawah sistem bioteknologi medis. Ini adalah salah satu sektor menguntungkan yang dikendalikan oleh faksi Jiang Zemin di Shanghai, sekarang juga “digoyang” pihak berwenang.  Jadi, ini merupakan indikasi bahwa sistem biotek medis yang dikendalikan faksi Jiang di Shanghai sekarang sedang menghadapi pembersihan oleh rezim Xi”.

Setelah putra Jiang Zemin, Jiang Mianheng masuk ke jajaran pimpinan Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok, ia bertanggung jawab atas penelitian dan pengembangan Institut Teknologi Tinggi. 

Jiang Mianheng memimpin reorganisasi dan mengeluarkan dana besar untuk mendirikan Institut Ilmu Biologi Shanghai, Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok (Shanghai Institutes for Biological Sciences, Chinese Academy of Sciences) yang bertujuan untuk membangun lingkaran kepentingan dengan  menggabungkan beberapa institusi, seperti Akademi Ilmu Pengetahuan, Institut Biotek Shanghai, Universitas Shanghai, Rumah Sakit Shanghai, Rumah Sakit Militer, dan Lembaga Penelitian. Kelompok kepentingan politik dan bisnis di bidang bioteknologi medis yang dibangun Jiang Mianheng ini dianggap sebagai ancaman bagi rezim yang berkuasa.

Li Yanming mengatakan bahwa “tangan hitam” di balik layar sistem medis dan kesehatan terlalu besar !  Seorang sumber pernah memberitahunya bahwa baik militer komunis Tiongkok, sistem bioteknologi medis pusat dan lokal, semua terkait erat dengan proyek “kehidupan dan kesehatan” yang paling mendapat perhatian dari para pemimpin tertinggi komunis Tiongkok. 

Setelah Jiang Zemin berkuasa, Jiang Mianheng dan Geng Shanghai berusaha keras menguasai bidang ini. 

Sejak Jiang Zemin melancarkan penganiayaan terhadap Falun Gong, sistem bioteknologi medis yang dikendalikan oleh keluarga Jiang dan Geng Shanghai ini telah terlibat sangat dalam pada kegiatan kriminal seperti pengambilan paksa organ dari tubuh hidup. (Sin)

 

Share

Video Popular