oleh Takahashi dan Yang Shusen 

Mantan Menteri Luar Negeri Fumio Kishida terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat Liberal, yang merupakan partai mayoritas di Majelis Nasional Jepang. Dengan demikian ia akan menjadi perdana menteri Jepang menggantikan PM. Yoshihide Suga yang akan mundur pada akhir bulan September tahun ini. Apa harapan terbesar dari masyarakat Jepang terhadap dirinya ? Mari kita ikuti selengkapnya  wawancara terbaru reporter NTDTV Jepang Takahashi di Tokyo.

Jika tidak terjadi hal yang di luar dugaan, Fumio Kishida yang terpilih sebagai ketum Partai Demokrat Liberal Jepang ia akan dinobatkan sebagai Perdana Menteri Jepang ke-100 pada 4 Oktober mendatang. Apa harapan dari masyarakat Jepang terhadap perdana menteri baru ini ?

Warga sipil Jepang berharap: “Masyarakat sedang berada dalam keadaan sulit menghadapi situasi saat ini. Pertama-tama berharap perdana menteri baru bisa mengubah keadaan ini”.

Warga sipil Jepang juga berharap : “Sangat penting untuk fokus pada masa depan dan menjadikan Jepang lebih tangguh dalam menghadapi bencana. Sangat penting untuk memperkuat pembangunan infrastruktur yang kokoh”.

Beberapa hari yang lalu, Fumio Kishida secara terbuka mengatakan : “Masalah yang dihadapi Taiwan akan langsung mempengaruhi kelangsungan hidup Jepang” dalam konteks mengenai meningkatnya ancaman dari komunis Tiongkok. Fumio Kishida telah menerima dukungan luar biasa dari anggota Majelis Jepang. Namun, apakah ia dapat mewujudkan ucapannya juga menjadi perhatian dari masyarakat Jepang.

Warga sipil Jepang : “Sejauh mana perdana menteri baru dapat menerapkan sikap Tokyo terhadap Taipei, kebijakan Taiwan adalah batu ujiannya”.

Warga sipil Jepang : “Pertama-tama, kami meminta Fumio Kishida untuk memberlakukan Hukum Anti-spionase. Pada saat yang sama, akan sangat buruk bagi dirinya jika ia gagal menjelaskan kepada rakyat apa itu Hukum Keamanan !”

Setelah Fumio Kishida menduduki kursi perdana menteri menggantikan Yoshihide Suga, ia akan menghadapi masalah seperti bagaimana menangani pencegahan dan pengendalian epidemi, pemulihan ekonomi, dan hubungan internasional antara Jepang dengan Amerika Serikat, Taiwan dan komunis Tiongkok. (sin)

 

Share

Video Popular