Bocah Lelaki Berusia 12 Tahun Melakukan Pertunjukan Live Streaming di Facebook untuk Biaya Pemakaman Ayahnya, Netizen Tidak Dapat Menahan Tangisnya

Erabaru.net. Suatu malam beberapa minggu yang lalu, di Facebook Live di Thailand, seorang bocah lelaki di Bangkok berusia 12 tahun menyanyikan lagu sedih, suara nyanyiannya membuat banyak netizen terkesan. Pertunjukkan langsungnya itu untuk mengumpulkan biaya pemakaman ayahnya yang meninggal karena kanker awal bulan ini.

Anak laki-laki bernama Chanadej Nong Gun Khiewsen ini telah menjadi penyanyi jalanan sejak usia 5 tahun, menggunakan uang yang diperolehnya untuk membayar pendidikannya.

Sebagai seorang anak, dia memiliki dua kakak laki-laki dan satu kakak perempuan, keduanya dibesarkan oleh ayah tunggalnya, Chatchai Khiewsen.

Anak berusia 12 tahun itu telah mencoba yang terbaik untuk membantu meringankan beban hidup ayahnya saat dia melakukan yang terbaik untuk membesarkan empat anak saat dia masih hidup.

Ketika Nong Gun mengetahui bahwa ayahnya menderita kanker stadium akhir, dia tampil langsung di Facebook Live untuk membayar tagihan medis.

Ayahnya akhirnya meninggal karena sakitnya pada tanggal 4 Februari, dan kremasi dilakukan pada tanggal 14 Februari di kuil Charoen Thammaram di distrik Saimai Bangkok.

Setelah kematian ayahnya, Nong Gun melakukan siaran langsung di Facebook Live untuk mengumpulkan uang untuk pemakamannya.

Berbagai biaya pemakaman setelah kremasi mengkhawatirkan anak-anaknya. Jadi, Nong Gun yang pandai bernyanyi memutuskan untuk memulai penggalangan dana live streaming di Facebook.

Nong Gun memainkan versi instrumental dari lagu Thailand yang populer sambil berusaha menahan air mata saat dia menyanyikan lagu.

Setelah penggalangan dana malam itu, dilaporkan bahwa, rekening bank Nong Gun untuk donasi ditutup, dan dia berterima kasih kepada mereka yang menyumbang dan memberikan dukungan.

Beberapa netizen mengatakan: “Ayahmu adalah orang yang sangat baik dalam tindakan dan pemikiran, dan dia membesarkanmu dengan sangat baik. Pada hari kematiannya, ayah harus pergi ke dunia barunya, dan dia berharap kamu baik-baik saja. Percayalah , itu adalah takdir yang ditentukan. Kamu harus tersenyum dan menjadi kuat sesegera mungkin. Jadilah orang yang membuat ayahmu bangga!”(lidya/yn)

Sumber: kknsays