Ayah Tunggal Pulang Kerja Larut Malam, Dia Menemukan Makanan dan Catatan yang Ditinggalkan oleh Putranya untuknya, Dia Menangis Setelah Membacanya

Erabaru.net. Anak adalah hati dan pikiran orangtua, dan orangtua selalu memberikan segalanya tanpa pamrih untuk anak-anaknya. Anak-anak yang memahami kerja keras orangtuanya, mereka akan menghargai cinta yang diberikan orangtuanya pada mereka.

Baru-baru ini, video ‘seorang anak meninggalkan makanan dan meninggalkan pesan kepada ayahnya sebelum tidur di malam hari”‘ telah populer di seluruh Internet. Setiap orang yang menonton video itu tanpa sadar meneteskan air mata.

Seorang ayah tunggal tinggal hidup bersama anaknya, agar anaknya mendapatkan pendidikan yang lebih baik, sang ayah bekerja keras untuknya.

Seringkali ketika anaknya pulang sekolah, ayah masih bekerja, meskipun ayah dan anak dapat bertemu setiap hari, pada dasarnya ketika ayah pulang, anaknya sudah tidur.

Anak pulang sendiri, mengerjakan PR sendiri, masak sendiri, makan sendiri, tidur sendiri… Ini adalah rutinitas sang anak sehari-hari, tapi anak itu tidak pernah mengeluh. Mungkin menurutnya, bisa tinggal bersama ayahnya adalah kebahagiaan terbesar.

Terlihat dari gambar terdapat tiga mangkuk di atas meja, dua mangkuk berisi acar yang berbeda, mangkuk lainnya berisi nasi, dan sepasang sumpit diletakkan di atas mangkuk. Ini adalah makan malam yang disiapkan anak tersebut untuk ayahnya, dan anak itu juga memasak nasi dalam panci listrik dan menyiapkan dua acar tanpa dimasak.

Di samping makan, pekerjaan rumah dan pesan dari anak kepada ayahnya, pekerjaan rumah ditulis dengan sangat rapi, yang menunjukkan bahwa anak itu sangat disiplin.

Pesannya tertulis seperti ini: “Ayah, aku tidur dulu. Ingatlah untuk makan makanan Anda dan pergi ke tempat tidur dan memeluk saya untuk tidur. Pekerjaan rumah sudah selesai saya kerjakan, aku mencintaimu.”

Ketika dia sampai di rumah dan melihat pemandangan ini, sang ayah tidak tahan dan menangis dalam sekejap. Air mata ini bukan hanya rasa bersalahnya sendiri terhadap putranya, tetapi juga pemahaman putranya tentang dirinya.

Setelah membaca berita tersebut, netizen tidak bisa menahan air mata dan dengan cepat memuji untuk ayah dan anak itu.

Netizen pertama menulis: “Anak itu sangat berbakti, saya berharap ayah dan anak itu kehidupan yang lebih baik.”

Yang kedua mengatakan: “Ini semua demi kehidupan, dan mereka semua berusaha untuk hidup.”

Yang ketiga berkata: “Ada banyak kesulitan, dan semua yang kita jalani hari ini adalah demi hari esok yang indah.”

Bagaimana seharusnya anak-anak dalam keluarga dengan orang tua tunggal dibesarkan? Apa pendapat ? (lidya/yn)

Sumber: hker.life