Pertama Kali Melihat Ibunya, Bayi yang Baru Lahir Ini Tidak Menangis, Perawat Langsung Memukul Pantat Bayi, Apa yang Terjadi ?

Erabaru.net. Kelahiran bayi yang lancar merupakan hal yang paling dinanti-nantikan oleh sebuah keluarga, dan bagi seorang ibu, kelahiran seorang bayi juga berarti bahwa kerja keras selama mengandung tidak sia-sia.

Dalam keadaan normal, bayi akan menangis saat dilahirkan, menangis adalah hal yang baik, menandakan bahwa bayi dalam keadaan sehat.

Seorang netizen wanita menceritakan bahwa, saat dia melahirkan seorang anak, dan anaknya itu lahir secara alami, tetapi dia tidak mendengar tangisan bayinya. Dia ketakutan dan bersikeras untuk melihat anak itu terlepas dari kelemahan fisiknya. Setelah dilihat, bayi itu malah menyeringai padanya, hati ibu meleleh.

Dan tanpa berkata apa-apa, perawat menggendong anak itu. Perawat memegang kaki anak itu, dan mengangkatnya terbalik, dan memukul pantat bayinya, dan bayi itu seketika menangis.

Sang ibu berkata : “Terima kasih: Jika anak itu tidak menangis, Aku benar-benar takut.”

Jika bayi tidak menangis setelah lahir, perawat akan membuat bayi menangis, mengapa?

  1. Menangis adalah langkah awal bayi baru lahir untuk belajar bernapas sendiri

Setelah bayi dipisahkan dari tubuh ibu, dia harus belajar bernapas sendiri. Menangis merupakan langkah awal bayi bernapas sendiri, karena menangis setelah bayi lahir dapat mengaktifkan fungsi paru-paru.

Tangisan bayi tidak hanya berarti mereka telah berhasil lahir ke dunia ini, tetapi tangisan keras juga merupakan tanda penting dari fungsi normal kardiopulmoner bayi baru lahir. Jika bayi tidak dapat menangis setelah lahir, berarti bayi tersebut tidak memiliki kesadaran untuk bernapas sendiri atau bahkan tidak bisa bernapas. Terlambat sedikit saja bisa menyebabkan mati lemas.

Ketika bayi baru lahir tidak menangis, perawat akan memeriksa pernapasan bayi dan memutuskan apakah akan membiarkan bayi menangis. Sehingga,biasanya perawa akan membalikkan bayi baru lahir dan memukul pantat, telapak kaki, atau pijat telapak kaki anak, pijat lembut punggung anak, agar bayi merasakan rangsangan eksternal dan mulai menangis.

  1. Tangisan bayi membuktikan bahwa mulutnya tidak tersumbat oleh cairan ketuban atau kotoran lainnya

Saat bayi dalam kandungan ibu, oksigen untuk bernapas dibawa melalui tali pusar. Setelah bayi lahir, tali pusat dipotong, yang berarti bayi perlu bernapas sendiri untuk mendapatkan oksigen. Namun, selama proses persalinan, cairan ketuban atau kotoran lainnya dapat masuk ke mulut dan hidung bayi, dan bayi tidak menangis setelah lahir, itu berbahaya.

Oleh karena itu, bayi langsung menangis setelah lahir, menandakan bahwa mulut dan rongga hidung anak tidak tersumbat oleh hal lain.

  1. Bayi yang menangis menunjukkan kesehatan yang baik

Menangis setelah bayi lahir tidak hanya dapat mengaktifkan fungsi kardiopulmoner, tetapi juga menunjukkan bahwa bayi sehat dan tidak memiliki masalah besar.

Dalam keadaan normal, bayi yang menangis keras memiliki fungsi jantung dan paru-paru yang normal dan tidak memiliki masalah fisik lainnya.

Sebaliknya, bayi yang menangis lemah memiliki masalah fisik. Orangtua tidak perlu terlalu khawatir. Dokter akan memberikan pengobatan yang benar, diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Apakah bayi Anda menangis keras saat lahir?(lidya/yn)

Sumber: hker.life