1 Tahun Setelah Putranya ‘Meninggal’, Sang Ibu Tiba-tiba Menerima Kiriman Uang dan Pesan Teks dari Putranya, Segera Menghubungi Polisi

Erabaru.net. Setelah putranya lulus kuliah, dia menelepon keluarga dan mengatakan bahwa dia ingin menghasilkan banyak uang, tetapi dia tidak menghubungi orangtuanya lagi sejak saat itu.

Sang ibu mencari selama bertahun-tahun tanpa hasil, tetapi dia tidak pernah menyerah. Karena dia telah menghilang terlalu lama. Tetangga mengatakan bahwa putranya sudah mati, dan memintanya untuk menghentikan pencarian.

Sekarang, sudah setahun putranya menghilang. Jika dia hidup, dia akan kembali. Sepertinya dia benar-benar sudah meninggal, jadi dia menempatkan kursi spiritual untuk putranya di rumah, membuat penguburan.

Suatu hari, tiba-tiba dia menerima pesan teks, pesan teks dari putranya yang melakukan transfer bank yaitu mengirimkan 10.000 yuan ( sekitar Rp 22 Juta ) kepadanya dengan pesan : “Bu. 108°50’45”, 109°47’28”, 20°54′, 21°55’34.”

Sang ibu sangat bersemangat sehingga dia melompat kegirangan, putranya tidak meninggal, putranya masih hidup.

Segera setelah pulang ke rumah, dia membongkar makam, dan juga membongkar kursi spiritual, jadi dia mulai merenungkan pesan itu : “Apa arti pesan ini? Apa arti rangkaian angka ini?”

Sang ibu tiba-tiba teringat dan memanggil nomor ponsel yang mengirim pesan teks, tetapi telepon itu dimatikan.

Dia langsung sadar bahwa putranya adalah jurusan geografi, apakah ini garis lintang dan garis bujur.

Ibu pun segera melapor polisi.

Di kantor polisi, polisi melihat ibu dan berkata: “Bibi, masih belum ada berita tentang anakmu. Kamu datang ke sini seminggu sekali.”

“Saya punya petunjuk di sini, anak saya mengirimi saya pesan teks,” kata sang ibu.

Polisi juga sangat senang, kasus ini sudah lebih dari setahun dan anak yang hilang tidak pernah ditemukan, dan mereka juga sangat sedih.

Mereka menganalisis nomor telepon dan menemukan bahwa itu adalah nomor hitam dari kartu hitam, dan mereka tidak dapat menghubungi pemiliknya sama sekali.

Jadi mereka hanya bisa menggunakan deretan angka itu sebagai petunjuk. Polisi mengambil serangkaian angka dan berencana untuk mencoba memeriksa garis lintang dan garis bujur itu. Mereka mengetahui bahwa itu adalah sebuah kota di barat daya, dan polisi pergi ke kota dengan ibunya untuk menemukannya.

Untungnya, garis lintang dan garis bujur relatif akurat. Ibu dan polisi menemukan sebuah bangunan rusak, mendobrak pintu, dan menemukan bahwa putranya ada di sana, dan ada organisasi MLM.

Putranya di sini tidak menderita seperti yang dia bayangkan, tetapi menjadi pemimpin tingkat menengah organisasi MLM dan mengajar pendatang baru.

Untungnya, interogasi terakhir polisi menjernihkan tuduhan untuk putranya.

Ternyata putranya sedang mencari pekerjaan dan ditipu dan masuk organisasi MLM di sebuah kota di barat daya. Karena pendidikannya yang tinggi dan kefasihannya yang baik, dia diatur oleh para petinggi MLM untuk mengajar.

Tetapi hati putranya tidak ingin melakukan tindakan ilegal ini, namun dia tidak dapat melarikan diri. Setiap kali dia melarikan diri, dia ditangkap dan dipukuli.

Saat ada kesempatan dia mengirim uang kepada ibunya, dan diam-diam menulis garis lintang dan bujur lokasinya di kolom keterangan transfer bank.

Ibu dan anak itu akhirnya bisa bersama lagi!(lidya/yn)

Sumber: hker.life