Bocah 2 Tahun Mengaku Meninggal Sebagai Pilot Tahun 1945, Membuat Orangtuanya Percaya Putranya Adalah ‘Jiwa Tua’

Erabaru.net. Sepasang suami istri tercengang ketika anak mereka yang berusia dua tahun mengungkapkan informasi mengejutkan tentang dirinya. Mereka tidak mempercayainya sampai dia memberikan detail yang tidak bisa mereka abaikan.

Orangtua sering memperhatikan ketika anak-anak bertindak lebih dewasa daripada usia mereka dan dengan penuh kasih menyebut mereka “jiwa tua”. Namun, seorang anak laki-laki dari Louisiana lebih dari sekadar jiwa tua, dan perilakunya dengan cepat membuat orangtuanya khawatir.

Pada tahun 2000, Bruce dan Andrea Leininger memperhatikan putra mereka berjuang dengan mimpi buruk, dan setiap episode sama seperti sebelumnya. James Leininger yang berusia dua tahun berteriak dan memukul-mukul lengan dan kakinya.

Pasangan Kristen awalnya mengira itu akan berakhir, tetapi mimpi itu dengan cepat menjadi lebih intens dan mengucapkan kata-kata. Saat James tumbuh dewasa, dia mengungkapkan informasi kepada orangtuanya, mengejutkan mereka.

James sering berteriak: “Pesawat jatuh terbakar, pria kecil tidak bisa keluar,” dan suatu hari, dia memberitahu ibunya bahwa dia adalah pria kecil yang terus dia bicarakan.

Mereka mengumpulkan yang dialami putra mereka, menyadari ada lebih banyak cerita daripada yang diharapkan. James, yang menyukai pesawat sejak usia muda, mengatakan kepada orangtuanya bahwa dia yakin dia memiliki kehidupan lain.

Informasi itu membuat bruce terdiam dan dia tidak percaya bahwa ingatan putranya begitu akurat.

Andrea dan Bruce skeptis, tetapi mereka semakin memercayai putra mereka dengan setiap pesan baru. Anak muda itu menceritakan bahwa dia adalah seorang pilot pada tahun 1945. Dia ingat jenis pesawat yang dia terbangkan dan ingat bahwa namanya adalah “James 3.”

Bruce dan Andrea melakukan penelitian dan secara mengejutkan menemukan pria yang mereka yakini terhubung dengan putra mereka. Dia adalah seorang pilot pesawat tempur Angkatan Laut berusia 21 tahun bernama James M. Huston Jr.

Bruce mengatakan: “Dia kembali karena dia belum selesai dengan sesuatu.”

Orangtuanya juga memeriksa informasi putra mereka dan terkejut bahwa dia memiliki fakta yang sangat sedikit orang yang tahu.

Informasi itu membuat Bruce terdiam, dan dia tidak percaya bahwa ingatan putranya akurat. Untuk membantu putra mereka memahami reinkarnasi yang diklaim, keluarga Leininger menghubungi saudara perempuan Huston, Annie.

Itu adalah momen yang tak terlupakan bagi mereka berdua, dan mereka mengobrol tentang masa lalu. Keluarga itu juga melakukan perjalanan ke Jepang dan mengunjungi situs di mana Huston meninggal.

James sangat emosional saat mengucapkan selamat tinggal pada jiwa yang telah dikenalnya hampir sepanjang hidupnya. Bruce dan Andrea mengungkapkan bahwa ada sesuatu yang berubah dalam diri James setelah perpisahan.

Dia lebih riang dan tidak lagi ditahan oleh sang pilot di dalam dirinya. Mereka senang dia akhirnya bisa melanjutkan dan menjalani hidupnya sendiri.

Pengalaman supranatural sering membuat orang tercengang, seperti yang dialami oleh seorang ibu di Australia. Putranya yang berusia empat tahun mengklaim bahwa dia adalah seorang malaikat dan memiliki kehidupan sebelum lahir.

Laura Mazza selalu berpikir putranya adalah jiwa yang tua karena dia mengatakan hal-hal bijak dan bernyanyi bersama dengan lagu-lagu kuno. Namun, ketika Luca mengungkapkan bahwa dia adalah seorang malaikat, itu membuat Mazza menangis. Dia percaya dia memilihnya untuk menjadi ibunya.

Pertemuan paranormal yang tidak dapat dipercaya dan misterius bisa menakutkan, tetapi mereka menghasilkan cerita yang indah untuk Mazza dan Leiningers.(lidya/yn)

Sumber: news.amomama