Dia Berbohong pada Teman-teman Sekelasnya Bahwa Ayahnya Punya Mobil Mercedes, Siapa Sangka Ayahnya Datang ke Sekolahnya Mengendarai Mercedes

Erabaru.net. Kita semua mungkin pernah berbohong dalam hidup kita. Saya ingin tahu apakah Anda memiliki kebohongan yang paling berkesan?

Seorang netizen berbagi pengalamannya sendiri. Ketika masih kecil, ayahnya bekerja sebagai pengantar gas, tapi dia mengaku pada teman-teman sekelasnya ayahnya adalah bos besar, dan mengendarai Mercedes. Kebetulan dua hari kemudian adalah hari orangtua. Dia menjadi gelisah, karena takut kebohongannya akan terbongkar.

Netizen (PO) mengatakan bahwa ketika masih di sekolah dasar, ada teman sekelas yang berasal dari keluarga yang sangat kaya.

Sebuah tugas dari guru adalah tentang pekerjaan orangtuanya, dan semua orang berkumpul untuk mendiskusikannya setelah kelas.

Anak orang kaya itu mengatakan bahwa ayahnya adalah bos, dan dia mengendarai mobil Mercedes. PO merasa iri, karena ayahnya hanya seorang pekerja gas, dan dia berkeringat dan kotor setiap hari.

Ketika teman-teman sekelasnya bertanya tentang pekerjaan orangtua PO, dia tiba-tiba dia membual dan mengatakan bahwa ayahnya juga bos dan juga mengendarai Mercedes, yang membuat iri semua teman-temannya.

Tapi dia tidak pernah berpikir bahwa dua hari kemudian adalah hari orangtua, PO yang takut kebohongannya akan terbongkar, tidak punya pilihan selain menemui ayahnya dan memintanya untuk tidak datang pada hari orangtua.

Ayah menanyakan alasannya, dan dia menahan rasa malu dan mengatakan hal yang sebenarnya. Dia pikir ayahnya akan marah, tapi ayahnya tidak menanggapi dengan serius, dan tetap akan datang ke sekolah di hari Orangtua.

Pada hari Orangtua, PO dalam suasana hati yang sangat gelisah, bahkan jika ayahnya berdandan dengan rapi, mengenakan kemeja polo dan sepatu kulit, dia tidak bisa menyelamatkan mukanya di depan teman-temannya. Dia bahkan ingin ayahnya datang paling akhir, karena dia takut menghadapi ejekan teman-teman sekelasnya.

Tetapi yang mengejutkannya adalah sebuah Mercedes benar-benar diparkir di pintu, dan ayahnya benar-benar datang untuk menjemputnya dari sekolah!

Ketika dia masuk ke dalam mobil, ayah menyetir sampai ke gudang gas, dan PO masih terasa seperti mimpi.

Baru kemudian dia mengetahui bahwa ayahnya telah meminjam mobil dari bosnya untuk menyelamatkan mukanya, yang membuatnya tergerak dan malu.

Bos meminta PO untuk mengambil kaleng gas terkecil, tetapi dia hanya bisa bergerak sedikit. Tetapi bos mengatakan bahwa ayahnya dapat membawanya dengan satu tangan.

Ketika dia tumbuh dewasa, PO secara bertahap memahami bahwa tidak ada perbedaan antara pekerjaan tinggi dan rendah, dan setiap orangtua hebat. Ayahnya tidak hanya membawa tabung gas, tetapi juga mata pencaharian seluruh keluarga.

Atas kebohongannya ini,PO selalu ingat, dan tak pernah melupakan seumur hidupnya!(yn)

Sumber: hker.life