Dia Menjual Rumah untuk Membayar Utang Adik Laki-lakinya, Ketika Kreditur Datang, Dia Tercengang

Erabaru.net. Ada jenis persahabatan yang sangat istimewa, yaitu persahabatan antara kawan seperjuangan, yang lebih tinggi dari langit dan lebih tebal dari bumi. Namun, sulit untuk merasakan emosi itu tanpa menjadi seorang tentara.

Persahabatan semacam ini sering melampaui uang dan materi.

Chen Dalong dan Chen Erlong adalah dua bersaudara dan memiliki hubungan yang sangat dalam.

Sang kakak, Chen Dalong, dulunya adalah seorang tentara, dan setelah keluar dari dinas tentara dia berbisnis kecil-kecilan. Dia sebentar lagi akan menikah, dan dia baru saja membeli rumah untuk pernikahan.

Suatu hari adik laki-lakinya datang untuk meminta bantuan, sambil menangis, adiknya mengatakan bahwa dia punya utang 300.000 yuan yang dia pakai untuk berbisnis, tapi gagal, dan seminggu lagi jatuh tempo untuk membayar.

Melihat situasi ini, Chen Dalong menepuk pundak adiknya dan menghiburnya: “Kamu tidak usah khawatir, kakak akan menjual rumah pernikahan, jadi kamu bisa membayar utangmu.”

“Ah?” Adik laki-laki kaget, dan berkata: “Kakak, rumah itu adalah untuk pernikahanmu, bagaimana bisa dijual karena aku, dan kamu berusia 30-an …”

“Kamu adalah adikku, jika aku tidak membantumu, siapa yang akan membantumu?” Kata sang kakak dengan tegas, dan dia harus membantu adiknya melewati kesulitan.

Keesokan harinya, dia menelepon pacarnya, menunda waktu pernikahan, dan akan menjual rumah pernikahan, untuk membayar utang adiknya.

Pada hari hari jatuh tempo, si kreditur datang untuk menagih uang, ketika Chen Dalong melihat si kreditur, matanya terbelalak: “Bukankah ini teman seperjuanganku dulu?”

Kreditur juga tercengang, lalu memeluk Chen Dalong dan tertawa.

Ternyata kreditur adalah saat sama-sama sebagai tentara. Dalam sebuah misi, kreditur hampir mengalami musibah, tetapi untungnya diselamatkan oleh Chen Dalong. Ketika mereka keluar dari tentara,dan hendak berpisah keduanya menangis sangat keras sehingga mereka tidak berharap untuk bertemu lagi di sini.

Setelah banyak kegembiraan, kreditur mengetahui bahwa Chen Dalong telah menjual rumah pernikahan untuk membantu adik laki-lakinya untuk membayar utang.

Setelah mengobrol agak lama, kreditur itu berkata: “Saudaraku, saya adalah orang yang sangat mementingkan persahabatan, dan saya tahu bagaimana harus bersyukur. Anda telah menyelamatkan saya. 300.000 yuan tidak seberapa dibandingkan dengan apa yang sudah kamu lakukan padaku !”

Kali ini, adiknya tercengang, dia tidak pernah menyangka bahwa ketika kakaknya bertemu dengan seorang kawan lama, dia tidak perlu membayar kembali 300.000 yuan!

Kesimpulan dari cerita ini adalah:

Kakak laki-lakinya itu adalah orang yang baik, dan untuk membantu adik laki-laki melunasi utangnya, dia lebih memilih menunda pernikahannya. Pada akhirnya, tidak hanya masalah utang yang terpecahkan, tetapi 300.000 yuan masih ada di tangannya sendiri.

Jadi, ini adalah persaudaraan, dan orang-orang baik akan selalu dihargai.(lidya/yn)

Sumber: uos