Siswa SD Menyerahkan Kursinya kepada Pria Tua di Bus dan Lupa Mengambil Tas Sekolahnya, Pria Tua Itu Melemparkan Tas Tersebut, Membuat Siswa Patah Hati

Erabaru.net. Pembangunan masyarakat yang beradab semakin berkembang seiring dengan kemajuan zaman. Bukan hanya orang dewasa yang berakal, tetapi sekarang semakin banyak anak-anak juga berakal

Lu adalah seorang guru sekolah menengah, dan anaknya duduk di kelas tiga sekolah dasar tahun ini. Jangan melihat usia anak itu yang kecil karena pada dasarnya anaknya sangat sopan dan beradab.

Alasan mengapa anak begitu bijaksana tidak terlepas dari pendidikan yang diajarkan oleh orangtuanya.

Setiap hari ketika anak-anak pulang sekolah, Ibu Lu akan menjemput mereka di gerbang sekolah tepat waktu, tidak terkecuali hari ini. Karena mobilnya rusak, mereka menaiki bus untuk pulang.

Saat naik bus, kursi mobil hampir penuh, hanya ada satu kursi kosong. Anak itu meminta ibunya untuk duduk, dan Lu berkata pada anak itu” “Kamu membawa banyak buku di punggung, kamu duduklah”

Anak itu meletakkan tas sekolah di satu setengah kursi dan duduk di setengah lainnya sendirian.

Pada saat ini, seorang pria tua dengan rambut beruban masuk ke dalam bus, Lu diam-diam menatap anak itu untuk melihat apakah dia akan menyerahkan kursinya. Benar saja, ketika seorang dia melihat orang tua itu, secara refleks, dia berdiri dan menawarkan tempat duduknya kepada pria tua itu, tetapi anak dia lupa mengambil tasnya.

Tanpa diduga, pria tua itu melihat tas sekolah di kursi, mengambilnya dan melemparkannya ke lantai. Anak itu sangat sedih sehingga dia ingin menangis.

Lu tidak berdaya setelah melihatnya, tetapi dia masih menghibur anak itu dan berkata: “Dia tidak tahu bagaimana menjadi beradab dan sopan. Kita tidak boleh belajar dari orang seperti itu.” Penumpang di sekitar setuju, lelaki tua itu langsung tersipu.

Beradab dan sopan adalah kebajikan tradisional yang harus dipelajari anak-anak sejak kecil. Selain itu, orangtua harus mengajari anak-anak mereka kebajikan tradisional ini:

Sebuah negara dapat memiliki rumah, dan negara yang stabil dapat memiliki rumah yang stabil. Oleh karena itu, pertama-tama kita harus tahu bagaimana mencintai tanah air kita, yang merupakan keharusan bagi setiap warga negara

Hormati yang tua dan sayangi yang muda: Hormati yang tua dan sayangi anak-anak. Jika Anda tidak menghormati yang lebih tua, Anda tidak akan dihormati saat tua.

Kejujuran dan dapat dipercaya: Kejujuran dan dapat dipercaya adalah dasar dari menjadi seseorang. Hanya ketika semua orang jujur ​​dan dapat dipercaya, masyarakat ini akan damai.

Keberanian untuk menjadi orang benar: Berani membantu ketika menghadapi ketidakadilan atau bahaya bagi orang lain, bahkan jika Anda tidak mampu, Anda harus memanggil orang lain atau memanggil polisi untuk membantu mereka.(lidya/yn)

Sumber: voosweet