Anak Yatim Piatu 11 Tahun yang Ditelantarkan di Rumah Sakit Diadopsi oleh Pria Belum Menikah

Erabaru.net. Seorang pria lajang Afrika-Amerika ingat pernah dilecehkan oleh keluarganya ketika dia masih anak-anak. Dia melarikan diri dari rumah dan diadopsi oleh wali yang baik hati.

Sebagai orang dewasa yang belum menikah, Peter Mutabazi berhasil memperoleh hak orangtua dan mengadopsi seorang anak laki-laki berusia 11 tahun yang ditinggalkan oleh orangtua angkatnya di rumah sakit.

Pada usia 2 tahun, Tony diadopsi menjadi keluarga angkat di Oklahoma, AS. Tumbuh dewasa, dia tidak pernah mengenal orangtua kandungnya.

Ketika dia berusia 11 tahun, orangtua angkatnya meninggalkannya di rumah sakit dan tidak pernah kembali. Seorang karyawan dari rumah sakit bernama Jessica Ward mengenal Peter Mutabazi, seorang pria lajang yang mengasuh anak-anak yang berjuang.

Dia menerima Tony dan berencana untuk membantunya hanya selama 2 hari. Namun, ketika Peter mengetahui tentang latar belakang keluarga Tony, hatinya tenggelam untuknya.

Peter memiliki kondisi dan sumber daya untuk menjadi orangtua, dan dia segera memutuskan untuk mengadopsi Tony. Dia telah berhasil menjadi orangtua sah anak itu, dan mereka sekarang tinggal di Carolina Selatan.

“Saya punya kamar, sumber daya, jadi saya tidak punya alasan untuk membiarkan dia pergi,” kata Mutabazi.

Peter dibesarkan di Uganda, Afrika. Pada usia 10 tahun, dia kabur dari rumah karena orangtuanya yang kejam dan beruntung diadopsi oleh wali yang baik hati.

Seiring berlalunya waktu, dia belajar bagaimana bersikap baik kepada orang asing. Ketika dia tiba di AS, dia mulai bekerja untuk sebuah badan amal yang membantu anak-anak yang kesulitan.

Dia ingat hari dia bertemu Tony dan mengatakan bahwa dia adalah anak terlucu dan terpintar yang pernah dia lihat.

“Untuk apa yang dilakukan seseorang untuk saya, saya ingin melakukan sesuatu untuk orang lain,” kata Peter.

Ayah angkat yang bangga mengatakan bahwa Tony baik-baik saja di sekolah dan berencana untuk pergi ke perguruan tinggi untuk membantu orang-orang yang kurang beruntung.(lidya/yn)

Sumber: en.goodtimes