Baru 3 Hari Menikah Istriku Hamil, Setelah Mendengar Penjelasannya, Aku Mengusir Ibuku dari Rumah

Erabaru.net. Nama saya Li Fei, aku bertemu dengan istriku diperkenalkan oleh tetangga. Karena keluargaku miskin, aku putus sekolah dan pergi ke kota untuk bekerja. Aku sekarang berusia 30 tahun dan masih jomblo, mungkin karena keluargaku miskin banyak wanita yang tidak mau denganku.

Beberapa hari yang lalu, ibuku tiba-tiba meneleponku dan mengatakan bahwa tetangga ingin memperkenalkan aku dengan seorang wanita. Keluarganya cukup kaya. Ibuku menunjukkan fotonya, dan saat melihatnya, wajahnya cukup cantik.

Ibuku menyuruh aku pulang untuk bertemu dengannya. Akupun segera izin pada bos, dan malam itu aku naik kereta pulang ke rumah.

Sesampai di rumah, aku benar-benar terkejut. Ada seorang wanita cantik di kamarku. Ibuku menjelaskan bahwa karena rumah gadis itu cukup jauh, dia datang untuk tinggal di rumah kami lebih awal.

Pertama kali aku melihat wanita ini, aku langsung terpesona olehnya, dengan alis tebal dan mata besar, dan sosok yang sempurna, tetapi mengingat situasi keluargaku, aku tiba-tiba merasa sedikit tertekan.

Namun, yang tidak aku duga adalah, melihat kondisi keluargaku, wanita itu mengatakan dia tidak peduli, selama mereka berdua saling mencintai, dia tidak terlalu peduli dengan kondisi keluarga.

Saya merasa lega mendengar ini.

Setelah makan malam, ibuku menarikku keluar dari rumah secara diam-diam dan mengatakan kepadaku bahwa selama aku menikahi wanita ini, keluarga gadis itu akan memberiku sebuah rumah.

Mendengar ini, aku tidak menolaknya, jadi aku menikahinya setengah bulan kemudian.

Rumah itu besar dan didekorasi dengan indah. Pada hari kami pindah, ibuku berteriak kegirangan.

Melihat istriku yang cantik dan orangtuaku bahagia, membuat aku juga merasa senang.

Tetapi apa yang terjadi setelah itu membuat aku ingin mati.

3 hari setelah pernikahan, pagi-pagi aku dibangunkan oleh suara istriku. Ketika aku bangun, aku menemukan dia muntah di kamar mandi. Aku pikir dia telah makan sesuatu yang buruk, jadi aku segera membawanya ke rumah sakit terdekat.

Tapi, apa yang dikatakan dokter membuatku membeku. “Selamat! Istri Anda hamil.”

Saat itu aku kaget dan tidak bisa berkata-kata, aku baru menikah tiga hari. Bagaimana dia bisa hamil? Aku belum pernah menyentuhnya!

Kemarahanku tidak bisa aku tahan lagi. Aku bertanya padanya apa yang sebenarnya terjadi, tetapi istriku dengan tenang menjelaskan yang sebenarnya:

“Tahukah kamu? Anak ini milik bosku. Karena istrinya tidak bisa punya anak, dia memintaku untuk memiliki anak untuknya dan memberiku 10 miliar. Aku takut aku akan ditertawakan karena hamil dan belum menikah, jadi aku mencari seseorang untuk menikah denganku. Rumah yang kita tinggali, itu juga dibeli oleh bosku. Tapi aku sudah memberitahu ibumu sebelumnya. Aku berkata bahwa aku hanya mencari seseorang menikah denganku untuk menutupi aibku. Ibumu berkata dia akan memberitahumu dan permintaannya adalah memberi keluargamu sebuah rumah. Lagipula, setelah anak lahir, aku juga tidak akan pernah berhubungan dengan bosku lagi. Jika Anda tidak setuju, kita bisa bercerai, tetapi aku akan mengambil kembali rumah itu. “

Setelah mendengar penjelasannya, aku berlari ke dalam rumah dengan marah. Begitu masuk ke dalam rumah, aku langsung menemui ibuku untuk menanyakan kebenarannya.

Ibuku mengangguk dan mengakui. Dia berkata bahwa keluarga kami terlalu miskin. Dia telah bekerja keras sepanjang hidupnya, dan dia tidak mampu membangun rumah untukku dan menikahkan dengan seorang istri. Sekarang ada yang mau dan tidak minta uang mahar dan rumah, malah memberinya rumah, ini adalah kesempatan bagiku untuk menikmati hidup.”

Mendengar ini, aku jadi gila! Apakah ini masih orangtua kandungku?

Aku sangat marah sehingga aku mengusir ibuku dari rumah! Demi kebahagiaannya sendiri, dia mengorbankan putranya seperti ini!

Aku sangat bingung sekarang, bagaimana aku harus memilih? Melanjutkan hubungan dengannya atau bercerai? Bagaimana pendapat teman-teman, mana yang harus aku pilih?(lidya/yn)

Sumber: ezp9