Tiongkok Melanjutkan Latihan Militer, Lima Satuan Dinas Militer AS Memperkuat Pencegahan Indo-Pasifik

Jet tempur Tiongkok terbang di udara dekat Taiwan dalam gambar diam dari video yang dirilis oleh media pemerintah Tiongkok CCTV pada 7 Agustus 2022. (CCTV via Reuters/Screenshot via The Epoch Times)

Shang Jing melaporkan di New York

Militer Tiongkok terus melakukan apa yang disebut “latihan gabungan berbasis tempur” di laut dan wilayah udara di sekitar Taiwan pada Senin (8/8/2022). Hal demikian dalam rangka menghadapi ancaman Tiongkok, lima satuan dinas militer utama AS telah meluncurkan pengerahan lebih lanjut dari postur pencegahan di kawasan Indo-Pasifik.

Partai Komunis Tiongkok secara resmi menyatakan bahwa Ketua DPR AS Nancy Pelosi mengunjungi Taiwan.  Sebagai respon, militer Tiongkok akan secara rutin melintasi garis tengah Selat Taiwan untuk melakukan latihan.

Ditanya apakah dia khawatir dengan tindakan Tiongkok, Presiden AS Joe Biden mengatakan tidak.

Biden berkata: “Saya tidak khawatir, tetapi saya khawatir mereka membuat langkah besar. Tapi saya tidak berpikir mereka akan melangkah lebih jauh.”

Meskipun TIongkok mengumumkan latihan militer baru di wilayah tersebut, Kementerian Perhubungan Taiwan mengatakan lalu lintas udara di sekitar Taiwan secara bertahap kembali normal ketika wilayah udara di sekitar pulau dibuka kembali.

Seorang Warga Taipei mengaku tidak khawatir dan yakin dengan pertahanan Taiwan.

Edison , seorang pelajar dari Taipei berkata: “Lalu saya berpikir bahwa saat ini, kemungkinan tidak tinggi mereka benar-benar berani menyerang.”

Mr Ye, seorang penduduk Taipei: “Saya tidak khawatir tentang pertahanan nasional kami, karena kami memiliki banyak pertahanan nasional yang dilakukan dengan baik. Ini termasuk beberapa yang disebut peralatan elektronik, drone, rudal.”

Menghadapi ancaman Tiongkok, lima satuan dinas militer utama AS telah meluncurkan pengerahan lebih lanjut dari postur pencegahan di kawasan Indo-Pasifik.

Kapal induk USS Ronald Reagan mulai berbalik dan menuju Laut Cina Selatan. Armada Ketiga Angkatan Laut AS, tempat USS Lincoln berada, juga mengatakan akan memperluas kegiatannya di “wilayah Indo-Pasifik.”

Pada saat yang sama, Angkatan Darat AS sedang mempertimbangkan untuk mengerahkan “satuan tugas multi-domain” di Asia untuk menghalangi Tiongkok, dengan kemampuan seperti rudal, perang elektronik, dan perang dunia maya.

Selain itu, Angkatan Udara AS memperkuat pembangunan pangkalan di pulau-pulau di Pasifik Barat dan mengerahkan kembali pesawat tempur generasi kelima pesawat pengebom B-1B ke Guam. (hui)