Ayah Pacarnya adalah Seorang Nelayan! Dia Bertanya: “Mengapa Kamu Tidak Mengatakannya dari Awal?”

Erabaru.net. Apakah pekerjaan orangtua benar-benar penting dalam menjalin hubungan?

Seorang pria baru-baru ini memposting di grup Facebook “Komunitas Anonim”, mengatakan bahwa dia telah bersama pacarnya selama hampir 5 bulan, dan dia baru-baru ini mengetahui bahwa ayah pacarnya ‘seorang nelayan’.

Setelah makan malam bersama keluarganya, dia bertanya: “Kenapa kamu tidak mengatakan bahwa ayahmu adalah seorang nelayan?”dan mengatakan bahwa keluarganya adalah pemborong, dan jika keluarga tahu tentang pekerjaan pacarnya, mereka pasti tidak akan menyetujui hubungan mereka.

PO asli mengatakan bahwa dia mengunjungi rumah pacarnya yang telah bersamanya selama 5 bulan pada akhir pekan lalu, mengetahui bahwa ayah pacarnya berprofesi sebagai nelayan. Ada 3 perahu nelayan di rumah, dan ada beberapa nelayan lain yang bekerja untuknya, tapi PO sangat tidak puas, dia bertanya kepada pacarnya kenapa dia tidak bilang bapaknya nelayan. Tapi pacarnya menganggap tidak ada masalah dengan pekerjaan bapaknya

Tak disangka, PO asli kembali berkata: “Ayahku tukang bangunan. Kalau keluargaku tahu kalau ayahmu nelayan… Mungkinkah mereka akan setuju dengan hubungan kita?”

Setelah mendengar ini, pacarnya langsung kesal, dan dia tidak menjawab panggilan PO selama 5 hari, jadi dia memposting di Internet untuk bertanya kepada semua orang: “Bagaimana saya bisa menghubunginya lagi…?”

Begitu artikel itu keluar, hal itu segera menyebabkan diskusi panas di Internet.

Banyak netizen yang mengatakan bahwa nelayan adalah orang kaya yang tersembunyi.

“Tiga perahu. Tahukah kamu berapa harganya ? Antara 400 juta hingga 500 juta.”

“Ada tiga perahu. Kamu masih mikir nelayan itu miskin?!”

“Apakah kamu terlalu sedikit bersosialisasi?”

Beberapa orang berpikir bahwa meskipun keluarganya seorang pemborong, uang itu tidak diperoleh oleh PO.

“Tanpa ayahmu, kamu bukan apa-apa. “

“Jangan berbicara seolah-olah kamu adalah seorang pengusaha konstruksi sendiri yang tidak bergantung pada ayahmu.”

“Tidak peduli bagaimana kamu melihatnya, kamu sama sekali tidak layak untuk pacarmu.” (lidya/yn)

Sumber: hker.life